PEKANBARU – PSPS Pekanbaru menghadapi Sumsel United dalam laga kandang terakhir musim 2025/2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu malam, 26 April 2026. Pertandingan pekan ke-26 dari total 27 laga ini mempertemukan dua tim yang telah dipastikan gagal promosi ke Liga 1 dan akan kembali berkompetisi di Liga 2 musim depan.

Tuan rumah tampil agresif sejak awal. Tim asuhan Aji Santoso mengusung formasi 4-3-3 dengan pendekatan high pressing, sebuah pola yang kerap menjadi ciri permainan mereka di menit-menit awal. Tekanan tinggi itu langsung membuahkan hasil dalam bentuk perebutan bola cepat, termasuk tekel bersih Ilham Syafri Noer terhadap penyerang Sumsel United, Muhammad Syahril Afrizal.

Peluang pertama hadir pada menit ketiga melalui skema bola mati. Tendangan bebas Muhammad Reza Kurniawan mampu melewati pagar betis, namun eksekusinya terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Sumsel United, Dicki Agung Setiawan.

PSPS kembali mengancam semenit berselang. Antonio Gamaroni melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan kesalahan lawan, tetapi bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Tekanan berlanjut pada menit kedelapan saat skema serangan tiga lawan tiga berakhir dengan upaya Vieri Donny yang gagal diselesaikan setelah intervensi cepat kiper.

Sumsel United bukan tanpa perlawanan. Pada menit ke-13, Nathanael Fariel Kusuma melepaskan tembakan keras dari sisi kiri melalui skema serangan balik, meski hasilnya belum menemui sasaran. Ancaman lain datang pada menit ke-19 lewat aksi akrobatik Jacinto Junior Cabral, namun tendangan salto striker asing tersebut masih melenceng.

Memasuki pertengahan babak, intensitas serangan PSPS sempat menurun. Baru pada menit ke-23 Asir Asiz mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh yang masih bisa diamankan kiper. Peluang lain hadir pada menit ke-30 melalui kerja sama satu-dua sentuhan di sisi kiri, tetapi penyelesaian akhir Vieri Donny kembali gagal menembus pertahanan lawan.

PSPS sempat mencetak gol pada menit ke-36 melalui skema bola mati. Sundulan Antonio Gamaroni yang diarahkan kepada Douglas Cruz berujung gol, namun dianulir wasit karena posisi offside.

Menjelang akhir babak pertama, kedua tim saling bertukar serangan. PSPS hampir kebobolan pada menit ke-41 ketika Jacinto Junior lolos dalam situasi satu lawan satu. Namun kiper Muhammad Darmawan tampil sigap dengan melakukan tekel krusial di luar kotak penalti untuk mengamankan gawangnya.

Di sisi lain, PSPS terus mencoba lewat tembakan jarak jauh Antonio Gamaroni dan Rafly Selang di masa injury time, tetapi belum mampu mengubah keadaan. Situasi semakin sulit bagi Sumsel United setelah kiper utama Dicki Agung Setiawan harus ditarik keluar akibat cedera usai benturan udara dan digantikan oleh Rizky Maulana Putra.

Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor tetap imbang tanpa gol. ***