PEKANBARU – PSPS Pekanbaru meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-14 Liga 2 Indonesia (Pegadaian Championship) 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (4/1/2026) sore, tim berjuluk Askar Bertuah itu menang telak dengan skor 5-1.

Tuan rumah Sriwijaya FC sempat unggul lebih dulu pada menit ke-14. Gol berawal dari serangan balik cepat setelah tendangan winger PSPS, Asir Asiz, berhasil diamankan kiper Sriwijaya FC, Zaenuri. Umpan lambung ke depan dimanfaatkan Arya, yang berhasil merebut bola akibat kesalahan antisipasi kapten PSPS, Alfin Tuasalamony. Dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Muhammad Darmawan, Arya sukses menuntaskan peluang dan membawa Sriwijaya unggul 1-0.

Tertinggal, PSPS Pekanbaru meningkatkan intensitas serangan. Peluang pertama hadir pada menit ke-21 melalui sepakan jarak jauh Rafly Selang, namun bola masih melenceng dari gawang.

Upaya PSPS akhirnya membuahkan hasil pada pertengahan babak pertama. Asir Asiz kembali menjadi motor serangan dengan melepaskan tembakan di dalam kotak penalti yang sempat melewati kiper, tetapi berhasil dibuang bek Sriwijaya. Bola rebound yang hendak disambar Bramdani justru dihadang secara keras oleh bek Sriwijaya, M. Tirto. Wasit pun menunjuk titik putih.

Ilham Fato yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti diarahkan ke sisi kanan gawang, mengecoh Zaenuri, dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyama kedudukan membuat PSPS tampil semakin percaya diri. Tekanan berlanjut hingga akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-39. Berawal dari situasi bola mati, lini belakang Sriwijaya kehilangan fokus. Bola liar di kotak penalti dimanfaatkan Alfin Tuasalamony untuk mencetak gol dan membawa PSPS berbalik unggul 2-1.

Petaka bagi Sriwijaya FC datang menjelang turun minum. Fajri Ardiansyah harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-43. Sriwijaya pun harus bermain dengan 10 pemain hingga laga usai.

Memasuki babak kedua, PSPS Pekanbaru langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-50, Asir Asiz mendapatkan peluang emas usai menerima umpan terobosan, namun tembakannya masih mampu dibendung Zaenuri.

PSPS kembali menambah keunggulan melalui situasi sepak pojok pada menit ke-58. Tendangan sudut Rafly Selang sempat diantisipasi pemain Sriwijaya, tetapi kurang sempurna. Bola jatuh ke kaki Alfin Tuasalamony yang langsung melepaskan tembakan keras dan membawa PSPS unggul 3-1. Gol tersebut menjadi brace bagi sang kapten.

Keunggulan PSPS semakin menjauh pada menit ke-63. Kesalahan pemain Sriwijaya, Cantona, dalam mengirim umpan di area pertahanan sendiri dimanfaatkan Nugroho. Gelandang PSPS itu melepaskan tembakan keras ke sisi kanan gawang dan mencetak gol keempat bagi tim tamu.

PSPS Pekanbaru belum mengendurkan tekanan. Asir Asiz nyaris mencetak gol tambahan lewat sepakan plesing, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.

Gol kelima PSPS akhirnya tercipta pada menit ke-81. Yudhi Aditya memanfaatkan skema serangan cepat setelah menerima umpan terobosan matang dari lini tengah. Bek Sriwijaya FC, Rizky Abdiansyah, gagal mengantisipasi pergerakan Yudhi. Dengan tenang, penyerang bernomor punggung 9 itu menggiring bola ke kotak penalti sebelum menaklukkan kiper Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC akhirnya mampu menambah gol hiburan lewat Sultan Ziko pada menit ke-86. Tendangan bebas keras dari luar kotak penalti meluncur deras ke sudut kanan gawang PSPS dan tak mampu dijangkau kiper. Gol tersebut menjadi gol ketiga Ziko bersama Sriwijaya FC musim ini, sekaligus menutup laga dengan skor akhir 2-5.

Skor 5-2 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi PSPS dalam upaya kembali untuk meraih peringkat di papan atas Liga 2 Indonesia musim ini. ***