
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kota Pekanbaru, Riau masih menjadi tujuan para pemodal untuk menanamkan investasi di berbagai sektor dalam jangka waktu yang cukup lama. Baik di bidang pertambangan, migas, kuliner hingga usaha perhotelan.
Para pemodal seperti 'berpacu' untuk mendirikan gedung-gedung 'pencakar langit' di Kota Bertuah. Namun bagaimana jika progres pembangunan gedung-gedung, contoh saja hotel malah membuat risih para warga sekitar?
Ya, seperti yang terjadi di Jalan Riau, Pekanbaru. Dimana ada sebuah gedung tinggi yang masih dalam tahap pengerjaan cukup meresahkan masyarakat tempatan. Begitu banyak rumah-rumah warga terkena timpaan material bangunan.
Hal lainnya, terlihat Jalan Riau atau tepatnya jalan di depan pembangunan hotel tersebut rusak hingga retak. Ini disebabkan keluar-masuknya kendaraan proyek.
Pengerja proyek itu sendiri adalah PT Waskita Karya. Perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor telah lalang-melintang membangun berbagai infrastruktur bangunan yang luar biasa dan megah.
Namun sayang, prestasi itu harus tercoreng dengan proyek kecil seperti hotel di Jalan Riau tersebut. Selain jalan hancur, gardu dan tiang listrik di depan proyek tersebut mulai miring akibat getaran dan kerukan tanah oleh pekerja proyek.
Kerukan tersebut diperuntukkan membuat bassment hotel. Selain itu, halaman parkir sebuah toko di samping proyek tersebut juga hancur. Terlihat terbenam dan hancur.
Yang lebih parah lagi adalah efeknya terhadap masyarakat tempatan. Tidak sedikit rumah warga yang retak dan tertimpa material bangunan. "Katanya sudah dipanggil sama DPRD, tapi ya kami lihat gitu-gitu aja, tetap saja jalan seperti biasanya," kata salah satu warga tempatan yang tidak mau disebutkan namanya dengan alasan keamanan, Selasa (23/6/2015).
Sementara itu, Humas PT Waskita Karya Jhon Akbar ketika dikonfirmasi mengaku pihak kontraktor berjanji akan bertanggung jawab atas segala kerusakan tersebut. Baik mengenai rumah warga yang retak, tiang listrik yang miring hingga jalan umum yang retak.
"Kalau rumah warga sudah kami perbaiki, dan kami juga beri sagu hati sedikit. Sementara untuk tiang listrik, kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN akan memindahkannya, mungkin dicari posisi yang lebih aman dan lebih padat," tukas Jhon Akbar.***