
KOTO GASIB, GORIAU.COM - Proyek pembangunan gedung yang akan digunakan untuk UEP-SP, PAUD dan Perpustakaan Desa yang dianggarkan melalui dana hibah hingga saat ini terbengkalai. Proyek yang dikerjkan oleh kelompok masyarakat (Pokmas) ini seharunya sudah selesai pada akhir tahun 2012 lalu dengan total anggaran Rp215 juta.
Karena terbengkalainya proyek ini, maka aktifitas UEP-SP, PAUD dan Perpustakaan Desa, tidak bisa dilaksanan di gedung ini. ''Memang belum siap 100 persen dan kita sudah memberikan teguran,'' ujar Kepala Desa Kuala Gasib Basri Hasan saat dikonfirmasi.
Namun jelasnya, sebagai bentuk keseriusan dalam pengawasan, pihak desa juga telah membuat komitmen dengan pengurus Pokmas dengan dibuatnya surat pernyataan untuk segera melakukan pengerjaan dan penyelesaian. ''Kelompok Pokmas sudah membuat surat pernyataan di hadapan camat untuk segera menyiapkan bangunan itu,'' terang Kades.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah LSM Aliansi Indonesia Provinsi Riau Muhamad Nungcik melalui Sekretaris, Sudwiharto mengatakan dengan kejadian keterlambatan dan penggunaan APBD maka dipertanggung jawabkan. "Bila terjadi penyimpangan, pihak berwajib berhak mengaudit serta mempertanyakannya serta memproses secara hukum,'' ungkap Sudwiharto. (sks)