
JAKARTA – Sebanyak 710 personel Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025). Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menunaikan salat Id bersama ribuan jemaah di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pengamanan ini sekaligus akan menerapkan Protap Pamwaskita yang berlaku saat melibatkan kehadiran Presiden dan pejabat negara lainnya. "Untuk pengamanan kegiatan salat Id besok, Polda Metro Jaya telah menyiapkan 710 personel. Namun, besok akan berlaku protap Pamwaskita," ungkapnya, Minggu (30/3/2025).
Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi setiap arahan petugas demi kelancaran dan kenyamanan bersama. "Kami mengajak warga untuk bersama-sama wujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta situasi kamtibmas yang kondusif," ujarnya.
Ade Ary juga menegaskan pentingnya menjaga suasana penuh kegembiraan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idulfitri. "Besok adalah momen bahagia bagi saudara-saudara kita yang merayakan Idulfitri, mari kita laksanakan dengan penuh kegembiraan," sambungnya.
Usai melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung menuju Istana Merdeka untuk menggelar acara gelar griya atau open house. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa open house tersebut akan terbuka untuk masyarakat umum.
"Selesai melaksanakan salat Idulfitri, Presiden Prabowo direncanakan menuju Istana Merdeka untuk melaksanakan acara gelar griya," kata Yusuf. Ia menambahkan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Presiden, pejabat negara, duta besar negara sahabat, tokoh nasional, dan masyarakat umum.
Open house akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Masyarakat yang ingin hadir dapat memasuki Istana melalui gerbang utama Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Majapahit, Jakarta Pusat. "Acara ini juga menjadi simbol sosial untuk menghilangkan sekat serta membangun kekeluargaan dan kebersamaan di hari kemenangan yang fitri," jelas Yusuf. ***