
TELUKKUANTAN – Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menyiapkan pengamanan menyongsong gelaran tradisi tahunan Festival Pacu Jalur (FPJ) Tepian Narosa 2026. Karena itu, Polres Kuansing melaksanakan rapat koordinasi eksternal bersama Pemkab Kuansing pada Kamis (30/7/2026).
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengamanan festival budaya terbesar di Kabupaten Kuansing ini bergantung pada pemetaan lapangan secara presisi dan sinergi lintas sektor. Ia meminta setiap komponen pengamanan segera turun ke lapangan untuk memetakan titik-titik rawan yang membutuhkan penjagaan ketat.
"Saya ingin setiap komponen pengamanan sesegera mungkin melaksanakan rakor lapangan, sehingga lebih mudah tergambar posisi mana saja yang perlu kita lakukan pengamanan," ujar Hidayat.
Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus memantau seluruh proses persiapan hingga hari pelaksanaan guna memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Seluruh masukan dari instansi terkait akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan skenario pengamanan di lapangan.
Rapat koordinasi yang dipimpin Kapolres tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry, Ketua Panitia Pacu Jalur Andi Cahyadi, Kabag Ops Kompol A. Reymon Tarigan Gersang, serta sejumlah kepala dinas dari Pemerintah Kabupaten Kuansing. Berbagai aspek teknis dibahas secara mendalam, mencakup jadwal kegiatan, rekayasa lalu lintas, penataan kantong parkir, hingga penetapan jalur evakuasi darurat.
Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pertemuan tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara khusus mengingatkan agar masyarakat tidak berhenti atau berkerumun di atas jembatan gantung kawasan pancang finish guna menghindari risiko kelebihan beban.
Sebagai langkah antisipasi darurat, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan posko kesehatan, jalur evakuasi medis, dua tenda komando, serta tiga unit perahu karet di sepanjang area lintasan perairan.
Sementara itu, kesiapan arus lalu lintas akan ditangani langsung oleh Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Kuansing melalui pemetaan ruas jalan yang ditutup, jalur alternatif, dan akses khusus VIP. Wakapolres Kompol Nardy Masry menekankan pentingnya pembatasan akses kendaraan ke zona utama serta penyediaan transportasi pengantar dari lokasi parkir guna mengurai potensi penumpukan kendaraan.
Dari sisi kebersihan dan kelestarian lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuansing menerjunkan sekitar 200 personel yang dibantu komunitas lokal. Tim ini bertugas mengelola fasilitas tempat sampah serta memasang jaring penahan sampah di sekitar area tribun penonton.
Pacu Jalur merupakan festival olahraga dayung tradisional khas Kabupaten Kuansing yang rutin menyedot perhatian puluhan ribu wisatawan dari berbagai daerah setiap tahunnya. Pada tahun ini, FPJ dilaksanakan pada tanggal 19 - 23 Agustus 2026.***