
TELUKKUANTAN – Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing) menggandeng Duta Otonomi Daerah untuk menekan angka kenakalan remaja. Generasi muda ini diminta aktif mengampanyekan program antipreneur siber hingga pelestarian lingkungan melalui konten kreatif di media sosial.
Sinergi tersebut dibahas saat Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana menerima kunjungan jajaran Duta Otonomi Daerah dan Duta Pariwisata Provinsi Riau di Mapolres Kuansing, Jumat (12/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Hidayat mengapresiasi pembentukan Duta Otonomi Daerah yang dinilai strategis untuk mengasah kepemimpinan pemuda sekaligus mengenalkan potensi daerah. Namun, ia menekankan bahwa peran mereka harus melampaui sektor budaya dan pariwisata.
"Menjadi duta bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan integritas. Jadilah teladan serta inspirasi bagi generasi muda lainnya," ujar Hidayat.
Secara khusus, Hidayat mendorong para duta untuk membantu kepolisian menyosialisasikan empat program unggulan Polda Riau, yaitu Radar (Riau Damai Anti Cyber Crime), Raga (Riau Anti Gank dan Anarkisme), Jalur (Jelajah Riau Untuk Rakyat), serta Green Policing yang fokus pada pelestarian lingkungan.
Menurutnya, penyampaian pesan edukatif melalui media sosial oleh para duta akan jauh lebih efektif dan mudah diterima oleh generasi muda saat ini.
Menanggapi hal tersebut, Polres Kuansing menyatakan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi yang luas dengan Duta Otonomi Daerah, khususnya dalam program pembinaan masyarakat dan promosi daerah ke depan.***