
PEKANBARU - Perekonomian Kota Pekanbaru mencatatkan tren positif pada triwulan pertama tahun ini. Pertumbuhan ekonomi daerah yang mendekati angka 8 persen tersebut didorong secara signifikan oleh lonjakan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang mencapai 20,69 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru awal Juni, tren pertumbuhan ini juga sejalan dengan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang naik 5,03 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) turut mencatatkan kenaikan sebesar 4,13 persen.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (11/6/2026) menyambut gembira capaian yang menunjukkan semakin kuatnya aktivitas ekonomi daerah tersebut. Ia menilai pertumbuhan ini merupakan buah kolaborasi nyata dari seluruh elemen kota.
“Data yang dirilis BPS menunjukkan bahwa arah kebijakan yang kami jalankan mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik ini bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat,” katanya.
Pemerintah kota berupaya mengelola belanja daerah secara lebih efektif dan tepat sasaran demi menciptakan efek berganda bagi perekonomian rakyat. Lonjakan belanja pemerintah ini dinilai sukses menjadi stimulus yang memperkuat sektor usaha dan jasa serta meningkatkan perputaran uang di berbagai lapisan masyarakat.
“Kami berupaya memastikan setiap rupiah belanja pemerintah dapat berputar di tengah masyarakat. Program pembangunan, belanja barang dan jasa, serta berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal terus kami dorong agar memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Agung. ***