PEKANBARU - Oktober 2016 kemarin, masyarakat Ibukota Jakarta sempat dibuat resah dengan munculnya permen jari yang diduga mengandung zat-zat narkoba. Meski hasil uji laboratorium menyatakan negatif, namun potensi seperti ini harus tetap diwaspadai oleh orangtua.

Begitu juga di Provinsi Riau. Menurut kepolisian, permen diduga mengandung narkoba ini bisa saja masuk dan beredar luas. Meski sampai saat ini, indikasi tersebut dipastikan belum ditemukan sama sekali, namun tetap wajib untuk diantisipasi.

Baca Juga: Waspada, 6 Permen Ini Diduga Mengandung Narkoba

"Kalau dari data kita, indikasi peredaran permen narkoba belum ada sampai sekarang. Meski demikian, tetap perlu diwaspadai bersama, terutama permen, karena sasarannya anak-anak," kata Kasubdit II, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Dasmin Ginting Sik.

Baca Juga: Masyarakat Riau Diminta Waspadai Permen Warna-warni

Dasmin yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group), Rabu (2/11/2016) siang melanjutkan, memang sulit membedakan permen narkoba tersebut secara kasat mata, lantaran kemasannya dibentuk sedemikian rupa menyerupai permen seperti lazimnya.

"Ya, bentuknya terlihat seperti permen biasa, namun ketika dikonsumsi, itu berefek sama dengan narkoba. Kita pastikan untuk Riau khususnya belum ada, tapi tidak menutup kemungkinan, karena peredaran narkoba cepat. Itu yang kita antisipasi," tegasnya.

Baca Juga: BNN Tegaskan Tak Ada Kandungan Narkoba di Permen Jari

Dia pun mengimbau masyarakat, terutama orangtua agar segera berkoordinasi dengan kepolisian, jika menemukan indikasi adanya permen yang diduga mengandung narkoba. "Kita butuh kerja sama dengan masyarakat, silahkan laporkan jika ada indikasi peredaran narkoba," singkatnya. ***