
PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, secara resmi menetapkan status siaga I, jelang dihelatnya Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 nanti. Status siaga I tersebut, sudah berlaku sejak Rabu (2/12/2015) tengah malam kemarin.
Setelahnya, ribuan personil Polda Riau ini akan langsung dikerahkan ke kabupaten-kabupaten, tempat dilangsungkannya Pilkada. Bahkan pelepasan ribuan personil tersebut bakal dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Brigjen Dolly Bambang Hermawan, pada Jumat (4/12/2015) esok pagi.
Seluruh personil kepolisian yang terlibat, langsung melakukan pengawalan sebelum dimulainya Pilkada, masa tenang, saat pencoblosan, hingga nanti prosesnya sampai pada pengiriman surat suara yang dicoblos ke tingkat PPS, PPK dan seterusnya.
"Kita terapkan tiga pola pengamanan, diantaranya pola aman, pola rawan I, dan pola rawan II," ulas Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (3/12/2015) sore.
AKBP Guntur yang ditemui GoRiauCom di ruangannya mengatakan, kesiagaan juga diberlakukan saat hari tenang pilkada. Termasuk melakukan pemantauan adanya kampanye hitam dan money politik atau politik uang.Â
"Jadi masyarakat bisa mengadukan ke Bawaslu, yang akan ditindak oleh bagian Penindakan Keamanan dan Hukum Pemilu (Gakumdu)," katanya. "Yang Jelas hingga sekarang, belum ada laporan terkait hal tersebut. Sejauh ini situasi masih cukup kondusif," sambungnya.
Sesuai data terbaru, ada sekitar 4.847 personil kepolisian akan dikerahkan mengamankan Pilkada serentak di Dumai, Rohil, Rohul, Kuansing, Inhu, Pelalawan, Bengkalis, Beranti dan Siak. "1.725 personil dari Polda Riau san 3.122 personil dari Polres jajaran," tutupnya. ***