
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih melakukan upaya pembebasan lahan untuk jalur Tol Pekanbaru-Dumai. Sejauh ini, baru 7 kilometer lahan yang sudah dibebaskan.
Pengesahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi Riau masih menjadi kendala utama dilakukannya pembebasan lahan. Untung saja sejauh ini, Pemerintah Pusat masih 'menyisihkan' anggaran untuk tol tersebut.Pembangunan baru bisa dimulai minimal jika sudah ada lahan yang dibebaskan dari pintu ke pintu tol. "Kalau sudah ada lahan yang bebas dari pintu ke pintu, itu sudah bisa mulai dikerjakan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman."Kemarin hasil rapat dengan kontraktor pelaksana, PT Hutama Karya dan Kementerian Pekerjaan Umum, anggaran untuk tol tersebut masih tersedia," sambung Andi Rachman (sapaan akrabnya).Selain dari pintu ke pintu, jika lahan juga sudah bisa dibebaskan minimal 30 kilometer, pembangunan tol juga bisa dilaksanakan.Tol Pekanbaru-Dumai merupakan salah satu dari empat tol yang akan dibangun di Sumatera. Pembangunan tol ini diharapkan akan memacu ekonomi kerakyatan dan menjadi jalur kemudahan bagi masyarakat.***