SELATPANJANG, GORIAU.COM - Manager PT PLN Ranting Selatpanjang, Doddy Prariyadi, berkomitmen aliran listrik saat perayaan puncak Imlek 4 Februari 2014 mendatang normal. Namun, pihaknya hanya bisa memastikan bahwa tidak terjadi pemadaman di lokasi acara puncak perayaan Imlek 2565 yaitu di sekitaran Jalan Ahmad Yani dan Taman Cikpuan, Selatpanjang saja.

Demikian disampaikan Doddy didampingi Humas yang juga Supervisor Adm, Doni Ariyanto, kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di kantornya, Senin (3/2/2014).

"Kita komitmen untuk hari H perayaan puncak Imlek listrik tetap menyala. Akan tetapi itu hanya berlaku di lokasi acara saja. Yakni, Taman Cikpuan dan Ahmad Yani Selatpanjang yang kita prioritaskan. Artinya, untuk keseluruhannya sangat tidak memungkinkan," ungkap Doddy.

Lebih lanjut dia mengaku kalau saat ini ada sebanyak 3 unit mesin yang masih dalam proses perbaikan karena mengalami kerusakan akhir-akhir ini. Sehingga, terpaksa memberlakukan pemadaman bergilir.

"Mesin masih belum selesai perbaikan. Kemarin ada 4 mesin yang rusak. Dua unit mesin sewa PLN, satu unit mesin Pemda, dan satu unit lagi mesin PLN yang di Gogok. Kalau mesin di Gogok sudah bagus, tinggal 3 mesin yang di PLN Selatpanjang ini saja lagi," terang Doddy.

Disampaikan Doddy lagi, bahwa pihaknya sangat memaklumi kalau Meranti, khususnya di kota Selatpanjang sangat membutuhkan sulpai atau ketersediaan aliran listrik yang memadai. Mengingat, banyaknya kegiatan usaha maupun investasi yang membutuhkan pasokan listrik.

Namun, akuinya, pihaknya juga punya keterbatasan dalam membuat kebijakan. Karena, harus melalui prosedur dari kantor wilayah dan pusat terlebih dahulu.

"Kita memahami krisis listrik di wilayah Meranti, tetapi dalam menjalankan tugas, kita terlebih dahulu harus melalui kantor wilayah Dumai dan Pekanbaru, kemudian juga di pusat. Makanya kita juga berharap hal itu bisa dimaklumi," tuturnya.***