PEKANBARU, GORIAU.COM - Dalam menghadapi pelaksanaan tahun anggaran 2014, Dinas Perkebunan Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Tahun 2014 dan rencanan pembangunan perkebunan tahun 2015, Senin (3/2). Kegiatan yang dipusatkan di aula Disbun Riau ini mengundang Bapak Efi dari Dirjenbun Kementan RI dan juga Kepala Dinas Perkebunan kabupaten/kota se-provinsi Riau.
Menurut Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Drs. H. Zulher MS, kegiatan ini dilaksanakan untuk membuat sebuah langkah bersama dalam menyinkronkan dan memetakan program yang akan dilaksanakan oleh Disbun Riau dengan Disbun Kabupaten/Kota se-provinsi Riau pada tahun anggaran 2014 dan melakukan perencanaan pembangunan perkebunan pada tahun 2015. Jangan sampai kegiatan yang sama dilakukan oleh Disbun Riau dan Disbun Kabupaten/Kota. Contohnya dalam usaha penyaluran program pembangunan perkebunan bidang infrastruktur seperti jalan usaha tani di suatu Desa/Kecamatan, jangan sampai Disbun Riau menyalurkan program bantuan yang sama dengan Disbun Kabupaten/kota.
"Kita ingin adanya sinkronisasi program antara Disbun Riau dan Disbun Kabupaten/Kota. Untuk itu kita adakan rapat koordinasi ini"ujar Zulher.
Selain sinkronisasi program, peserta rapat juga memberikan masukan ke Disbun Riau tentang program pembangunan perkebunan tahun anggaran 2013. Seperti yang diucapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuansing, Wariman, yang menyatakan bahwa Disbun Riau juga perlu melibatkan Disbun Kabupaten/Kota untuk memberikan penilaian terhadap Calon Petani (CP) dan Calon Lokasi (CL) dalam setiap program bantuan yang diberikan kepada Gapoktan.
Menurut Wariman, Disbun Kabupaten/Kota tahu persis Gapoktan mana yang harus dibantu oleh Disbun Riau karena Disbun Kabupaten/Kota melaksanakan pembinaan kepada beberapa Gapoktan.
"Jangan sampai bantuan yang diberikan itu salah sasaran, Gapoktan yang seharusnya kita bantu tidak dapat bantuan dan Gapoktan yang baru dibentuk kita bantu"ujar Wariman.
Selain itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hulu, Endrizal, menyampaikan permasalahan perusahaan perkebunan di tapal batas antara kabupaten beberapa tahun terakhir ini telah mencuat baik itu masalah legalitas maupun konflik sosial. Untuk itu dia meminta Disbun Riau untuk segera mengambil langkah yang tepat agar permasalahan yang ada tidak terus berlanjut atau berkembang.
Zulher di akhir acara mengatakan bahwa Disbun Riau sangat komit untuk menjaga kelangsungan pembangunan perkebunan di Provinsi Riau. Untuk itu, beberapa masukan dalam rangka pelaksanaan pembangunan perkebunan tahun 2014 dan perencanaan tahun 2015 akan segera ditindak lanjuti.
Sedangkan Edi Subiantoro, Kasi Anggaran Dirjenbun memberikan kepada Disbun Riau dan Disbun Kabupaten /Kota Pedoman Operasional Kegiatan (POK) dalam rangka penggunaan anggaran APBN tahun anggaran 2014 di dinas masing-masing. (rls)