SELATPANJANG - Petani di Desa Penyagun, Kecamatan Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau diminta untuk panen padi dua kali dalam setahun.

Hal itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Haji Muhammad Adil SH saat menghadiri kegiatan panen raya Gapoktan Tunas Baru Desa Penyagun, pada Kamis (27/1/2022).

"Kalau disini memang mau panen dua kali dalam setahun harus mengikuti program dinas ketahanan pangan. Saya akan ingatkan kepada perusahaan agar bisa membantu alat berat pada masyarakat petani agar cepat kerjanya. Hal tersebut dilakukan harus dengan kompak harus sama-sama kalau minyaknya kurang ya harus patungan," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan Kepulauan Meranti, Ifwandi mengatakan bahwa, Desa Penyagun ini masih bertani dengan manual yakni olah tangan sehingga hasilnya pun masih minim.

"Diperkirakan ada 180 ton beras per tahun terjual yang ada di Desa Penyagun ini, harapan kita kedepannya dari masyarakat petani dan pemerintah akan berkolaborasi dan kita minta komitmen mau bertanam 2 kali dalam setahun otomatis akan meningkat produksinya. Saya ingatkan bahwa kalau bisa panennya jangan sampai bulan 12 pastikan sebelum itu sudah panen, artinya sebelum banjir lahan sudah kosong," pungkasnya.

Pada kesempatan itu turut hadir dalam acara tersebut Danramil 02/Tebingtinggi, Mayor Inf Suratno, Danpos AL Selatpanjang, Letda Laut (S) Jery Hendra, Kapolsek Rangsang, Iptu Djoni Rekmamora, Kades Penyagun, Saipul dan lainnya.***