BENGKALIS, GORIAU.COM - Waterboom yang dibangun Pemkab Bengkalis di Desa Wonosari, hingga saat ini belum bisa digunakan. Ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan seperti sambungan papan seluncur dan beberapa bagian yang bisa mengurangi kenyamanan saat bermain. Dana perbaikan akan diajukan pada APBD 2013.

''Sesuai dengan hasil rekomendasi konsultan, ada beberapa bagian yang perlu perbaikan,'' ujar Kadis Ciptakarya dan Tataruang Kabupaten Bengkalis, M Amin, Rabu (5/9/2012).

Menurutnya, ada rekomendasi perlunya perbaikan pada sambungan papan seluncur. Jika tidak diperbaiki akan membahayakan pengunjung karena tidak rata. Meski begitu, Dinas Ciptakarya dan Tataruang juga sudah melakukan koordinasi dengan BUMD PT Bumi Laksamana Jaya selaku pengelola tentang pengoperasiannya. ''Kita minta ada alternatif lain agar waterboom ini bisa difungsikan secepatnya sambil menunggu perbaikan,'' jelasnya.

Menanggapi masalah ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Muhammad Tarmizi sedikit kesal dengan komitmen Pemkab. Pemkab dinilai setengah hati memfungsikan waterboom yang sudah sangat ditunggu masyarakat ini.

''Sebelumnya Pemkab menjanjikan sebelum idul fitri tahun lalu sudah diresmikan, kenyataannya sampai sekarang belum juga,'' jelasnya. Waterboom ini dibangun bersama kolam renang di komplek olahraga Desa Wonosari, Bengkalis. (jfk)