PEKANBARU, GORIAU.COM - Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2013 akan dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama pemerintah pada 24 Juni di Istana Negara dengan disiarkan secara langsung oleh hampir seluruh stasiun televisi nasional.

'Mulai dari TVRI, MetroTV, TVOne dan sejumlah televisi lainnya. Peringatan HANI rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI," kata Kepala BNN Provinsi Riau, Kombes Pol Bambang Setiawan di Pekanbaru, Kamis (20/6/2013).

Peringatan HANI kali ini, demikian Bambang, mengankat tema "Aksi Global Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat Tanpa Narkoba".

Momen HANI mendatang, kata Bambang, diharapkan mampu menyadarkan masyarakat tentang arti hidup sehat dan bahaya narkotika serta obat-obatan terlarang (narkoba). Sejauh ini, demikian Bambang, penyalahgunaan narkoba di tanah air kian "mewabah" bahkan cenderung terus mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya.

Data BNN menyebutkan, pada 2012 pengguna narkoba di Indonesia ada sekitar 4 juta orang atau sekitar 2,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk nasional, dimana 70 persennya atau sekitar 2,8 juta orang merupakan pecandu dari kalangan pekerja, mulai dari karyawan perusahaan swasta, pegawai negeri (PNS) dan pegawai BUMN.

Sementara sekitar 25 persennya, atau sekitar satu juta orang merupakan pecandu narkoba dari kalangan pelajar dan mahasiwa se Indonesia. Baru lima persennya atau sekitar 200 ribu orang merupakan penyalahguna narkoba dari kalangan ibu rumah tangga dan lainnya.

"Dengan adanya aksi global, pendudukl dunia secara tidak langsung juga telah mendeklarasikan secara bersama-sama untuk melakukan aksi nyata anti narkoba," katanya.(fzr)