PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau makin menggencarkan aksi 'bersih-bersih' peredaran narkoba. Dalam 10 hari, sudah tiga tersangka yang berhasil diamankan polisi. Selain itu, upaya lainnya dengan menyebar spanduk perangi narkotika.

Spanduk-spanduk itu disebar keberbagai tempat keramaian, seperti pasar, perempatan jalan, kantor pemerintahan dan sebagainya. Tulisan pada spanduk ini juga didesain setegas mungkin, supaya para bandar narkoba dan pemakai segera bertobat dan meninggalkan narkoba.

"Selain spanduk, kita juga menyebar banner, baliho dan stiker, baik orang perorang, sekolahan, instansi dan sebagainya. Kita juga gencarkan sosialisasi terhadap bahaya narkoba," ujar Kapolres Rohul, AKBP Pitoyo Agung Yuwono kepada GoRiau.com, Kamis (31/3/2016) siang.

Ketegasan Polres Rohul ini, sebagai sikap dari aksi 'bersih-bersih' narkoba yang digelar satu bulan penuh sejak 21 Maret hingga 21 April 2016 nanti. Kegiatan bersandi Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Peredaran Narkoba) ini menyasar kepada orang, barang dan tempat yang ditenggarai terdapat peredaran barang haram ini.

Kapolres Rohul merincikan, dalam operasi ini, tiga orang pengedar narkoba sudah dibui. "Kita juga menyita 25 gram ganja serta 2,3 gram sabu-sabu. Bahkan kita juga maksimalkan razia di tempat rawan peredaran dan akses masuk narkotika ini," jawab AKBP Pitoyo Agung Yuwono. */Had