PEKANBARU - Menyonsong Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), Industri Kecil Menengah (IKM) Riau siap untuk ikut memerangi kemiskinan. Saat ini, sedikitnya ada 6.000 IKM di Riau yang mempekerjakan 54.000 orang.

"IKM di Riau sudah berkembang lho, kurang lebih ada 6.000 yang tersebar di kabupaten/kota yang ada di Riau," papar Kepala Bidang IKM Disperindag Riau, Syahrum kepada GoRiau.com, Senin (28/12/2015) di Pekanbaru.

Sambung Syahrum, berkembangnya IKM secara tidak langsung turut mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan lapangan pekerjaan. "IKM sedikitnya mempekerjakan 9 orang, kalau ada 6.000 IKM, sudah ada sekitar 54.000 pekerja yang dipekerjakan," jelasnya.

Langkah selanjutnya di tahun 2016, Disperindag Riau akan meminta grub ritel (eceran) seperti halnya Indomaret dan Alfamart untuk membantu menampung hasil produksi IKM.

"Kita akan minta Indomaret dan Alfamart untuk membantu penyaluran hasil produksi IKM masyarakat," papar Syahrum.

Menurutnya IKM ini harus dibantu dalam pendistribusian hasil produksinya, sehingga dapat berjalan sesuai sasaran. Disperindag Riau pun akan tetap konsisten dalam membina IKM agar dapat berkembang di era MEA. ***