
JAKARTA - Indonesia Basketball League )IBL) musim 2022 kembali dihiasi pertempuran dua atlet profesional sedarah yang saling bersaing menjadi yang terbaik. Kedua atlet itu berasal dari Lakudu Family yakni Lucky Abdi dan Hardianus.
Lucky dan Hardianus merupakan saudara. Hardianus sebagai kakak, semenetara Lucky adalah adik.
Profesi keduanya pun sama yakni pebasket profesional. Lucky bermain di Dewa United Surabaya, sementara Hardianus di Satria Muda Pertamina Jakarta.
Situasi itu membuat Lucky dan Hardianus tak jarang saling adu otot di lapangan. Namun, keduanya selalu menanggapi persaingan itu dengan biasa.
“Biasa saja,” ujar Lucky dan Hardianus kala ditanya mengenai rivalitas di antara keduanya.
Perjalanan karier kedua bersaudara tersebut juga cukup unik. Lucky dan Hardianus memulai dari tempat yang sama yakni Hangtuah.
Hardinus meniti karier bersama MUBA Hangtuah sebelum akhirnya menuai kesuksesan bersama Satria Muda Pertamina Jakarta. Hal yang sama juga terjadi pada Lucky yang menjadi bagian Hangtuah sebelum hijrah ke Dewa United Surabaya.
Berbicara prestasi, Hardianus memang lebih unggul. Label juara hingga tim nasional sudah diperoleh pebasket berusia 28 tahun itu.
Sementara Lucky masih berupaya mengejar sang kakak. Bersama Dewa United Surabaya, Lucky ingin merebut cincin juara pertamanya. ***