
DUMAI, GORIAU.COM - Aksi perampokan terhadap Abak nasabah bank Danamon yang berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Dumai beberapa waktu yang lalu, ternyata menuai fakta yang mengejutkan. Dimana, dalam melangsungkan aksi perampokan tersebut melibatkan orang dalam bank Danamond untuk memberikan informasi tentang kegiatan transaksi korban yang mencapai ratusan juta Rupiah.
Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Widodo, kepada GoRiau.com Senin (6/1/2014) menyebutkan, ini peringatan bagi para nasabah Bank untuk lebih berhati-hati dan tidak terlalu percaya kepada setiap orang dalam melakukan transaksi disebuah bank meskipun itu orang dalam bank itu sendiri.
Mempercayai Bank Danamond sebagai tempat penyimpanan barang berharga miliknya dan tempat transaksi segala urusan bisnisnya membuat Abak menjadi target dan koban kejahatan (Perampokan) yang dikoordinir oleh orang dalam bank tersebut.
"Dalam pengungkapan perampokan ternyata diketahui didapatnya informasi oleh MU warga Dumai yang merupakan petugas keamanan bank danamond tempat korban selama ini melakukan transaksi bisnis.," ujarnya.
Dari tersangka ZU terungkap kalau perampokan yang mereka lakukan setelah mendapatkan order pekerjaan dari rekannya HE yang juga mendapatkan informasi dari MU, petugas keamanan Bank Danamond sebagai pengambar dan pemberi informasi tentang keberadaan korban Abak yang sering melakukan transaksi dengan jumlah uang besar di bank tersebut.
Tidak hanya sekali perampokan yang diketuai oleh ZU ini, 2 kali bahkan sudah dilakukan di Dumai dan atas dasar informasi serta orderan pekerjaan yang diberikan oleh MU melalui rekan HE yang akhirnya merekrut tersangka lainnya untuk melakukan aksi perampokan.
"Saya mendapatkan order kerja (Merampok korban, red) dari rekan saya HE setelah mendapatkan informasi adanya korban target perampokan di Dumai. Dimana informasi korban didapat dari MU yang merupakan petugas keamanan Bank," ungkap tersangka ZU, kepada GoRiau.com, saat usai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik polres Dumai.
"Saya dan rekan-rekan sudah 2 kali merampok di Dumai termasuk terhadap korban Abak. Dimana kedua perampokan tersebut dikoordinir oleh MU sebagai penggambar atau pemberi informasi terhadap korban yang menjadi korban perampokan sebelumnya telah diketahui merupakan nasabah Bank Danamond yang baru saja melakukan transaksi pengambilan tunai," lanjutnya.(egy)