
PEKANBARU, GORIAU.COM - Jajaran kepolisian berhasil membekuk dua pelaku kejahatan yang mencuri dan menganiaya Sri (50), pembantu di rumah Jl Merpati, Tangkerang Timur, Tenayan Raya, Pekanbaru, Jumat, (1/3/2013).
Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru Komisaris Besar R Adang Ginanjar mengatakan dua pelaku berhasil ditangkap dalam tempo delapan jam setelah mereka melakukan kejahatan.
"Tindak kejahatannya terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka berhasil ditangkap sekitar pukul 17.30," ujarnya.
Pelaku berhasil ditangkap setelah jajaran Polresta Pekanbaru melakukan koordinasi dengan kepolisian yang berbatasan dengan Provinsi Riau.
Kedua pelaku, lanjut Adang, ditangkap saat melintas di Labuhan Batu, Sumatra Utara. Saat itu dua pelaku mengendarai mobil berpelat nomor BM 1735 JE yang merupakan hasil curian di rumah Anita,36, tempat Sri bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
"Keduanya berencana melarikan diri ke Medan. Hasil penyelidikan awal kita mendapatkan nomor telepon genggam pelaku sehingga bisa dilacak keberadaannya," ujar Adang.
Saat ini kedua pelaku masih dalam perjalanan dari Labuhan Batu menuju Pekanbaru. Menurut Adang, pihaknya belum mengetahui apakah pelaku dan korban serta pemilik saling mengenal.
"Nanti akan diselidiki lebih lanjut ketika mereka sudah tiba di Pekanbaru," ujar Adang.
Sebelumnya diberitakan, Sri (50), seorang pembantu rumah tangga di Pekanbaru, Riau dianiaya pria tak dikenal. Leher Sri pun digorok hingga berlumuran darah. Kejadian berawal saat korban yang tinggal di jalan Merpati, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya ini sedang berada seorang diri di rumah majikannya pada Jumat (01/03/2013) pagi tadi. Selain menganiaya korban, pelaku juga berhasil membawa lari sebuah mobil Honda jenis Freed nopol BM 3175 JE yang terparkir di areal rumah. Pelaku juga mengacak-ngacak isi rumah mewah bercat hijau itu. "Sejauh ini kita belum mengetahui apa motif aksi perampokan ini. Kita masih dalami," kata Kapolresta Pekanbau, Kombes Adang Ginanjar. Korban sendiri langsung dilarikan ke rumah sakit Bayangkara Polda Riau dengan luka menganga di leher. Dan polisi langsung melakukan olah tepat kejadian perkara (TKP). (mtv)