
TEMBILAHAN-Pemandangan berbeda terlihat di perairan Sungai Piring, Kecamatan Batangtuaka, Inhil, Riau, Rabu (10/1/2018) pagi, dimana terlihat banyak makanan yang hanyut terbawa arus.
Banyaknya makanan dari beras hingga mie instan itu berada di perairan ternyata akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Safitri yang dinahkodai oleh Zainal.
Kasatpol Air Polres Inhil, AKP Awaluddin Dalimunthe menjelaskan kejadian berawal saat KM Safitri, dengan nahkoda Zainal dan dua orang Anak Buah Kapal (ABL) masing-masing Zaki dan Ahmad, sekira pukul 01.00 WIB berangkat dari Tembilahan menuju Teluk Pinang.
Setelah berlayar selama lebih kurang 2 jam, sekira pukul 03.00 WIB, nakhoda memutuskan untuk singgah dan istirahat di Dermaga Sungai Piring.
Tak lama istirahat, sekira pukul 05.30 WIB, salah seorang warga Sungai Piring, bernama Agus yang kebetulan lewat di TKP melihat haluan kapal sudah tersangkut di dermaga, dikarenakan air dalam keadaan pasang.
Agus lalu membangunkan awak kapal, namun haluan kapal mulai tenggelam dan akhirnya karam, sehingga menyebabkan muatan yang dibawa, diantara 1.000 karung beras dan 500 karung, ikut tenggelam dan hanyut.
‘’Saat mendapat informasi, kami segera mendatangi TKP dan mengevakuasi barang muatan yang masih bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian ini, namun kerugian akibat muatan yang hanyut dan hilang diperkirakan mencapai Rp2 miliar,’’ jelas AKP Awaluddin Dalimunthe. (ayu)