PEKANBARU - Dokumentasi dan informasi merupakan bagian penting dalam tata kelola pemerintahan. Karena itu, pengelolaan dokumen dan informasi harus menjadi tugas utama bagi satuan kerja Pemerintah Kota Pekanbaru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Litbang SDM Kementerian Informasi dan Komunikasi, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, pada kegiatan Bimbingan Teknis Budaya Dokumentasi dan Sertifikasi Bagi Aparatur Pemerintah Kota Pekanbaru di Grand Zuri Hotel, Rabu (17/2/2016).

Kegiatan Bimtek sendiri merupakan kerjasama Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan bersama Pemko Pekanbaru tanggal 17-20 Februari 2016.

"Dalam pemerintahan kita belum terlalu bagus pengelolaan dokumentasi dan informasi. Kita selama ini masih kurang sharing dokumen, sharing informasi, padahal ini sangat penting," kata Basuki Yusuf Iskandar.

Menurut Basuki, pentingnya kegiatan ini agar para aparat pemerintah bisa meningkatkan cara menyampaikan informasi dan keterbukaan layanan kepada publik.

"Kita tentu harus mengacu kepada UU Keterbukaan Informasi Publik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pekanabru Ayat Cahyadi yang membuka secara resmi kegiatan Bimtek meminta aparat pemerintah yang berkaitan dalam hal pelayanan informasi dan dokumentasi mengikuti acara ini dengan serius.

"Selain dalam ujian nanti akan mendapatkan sertifikasi. Tentunya kami Pemko Pekanbaru ingin memperbaiki sistem pelayanan dalam dokumentasi dan pengelolaan informasi serta komunikasi," ujar Ayat.

Ayat berkeinginan Pemerintah Kota Pekanbaru bisa meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI karena mampu mengelola aset dengan baik.

"Bagian pendataan dokumentasi aset tentu berkaitan dengan Bimtek ini. Jika peserta serius dan mendapatkan ilmu baru dalam hal dokumentasi aset tentu dimasa kepemimpinan kami dengan Pak Walikota terakhir ini bisa mendapatkan WTP," kata Ayat. ***