
PANGKALAN KERINCI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mulai melakukan penataan Kota Pangkalan Kerinci, sebagai ibu kota Kabupaten Pelalawan. Sejumlah program mulai digesa pada tahun 2022 ini.
Tak sendiri, Pemkab Pelalawan turut melibatkan pihak swasta mewujudkan infrastruktur yang memadai untuk memoles Kota Pangkalan Kerinci.
Keterlibatan swasta atau perusahaan sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan infrastruktur, mengingat kemampuan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten sangat terbatas.
Salah satunya pelebaran Jalan Lingkar dan peningkatan Jalan Koridor PT RAPP, Pangkalan Kerinci.
Pelebaran Jalan Lingkar Pangkalan Kerinci sepanjang 350 meter dimulai dari titik simpang lampu merah, ditujukan untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
Kemudian peningkatan Jalan Koridor sebagai solusi kenyamanan pengguna bagi jalan. Terlebih jalan tersebut berada di tengah pemukiman, sarana umum dan instansi pemerintah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Tengku Zulfan, Jumat (10/6/2022) mengungkapkan, pelebaran Jalan Lingkar masih dalam tahap pembangunan. Progres pekerjaan sudah terlihat.
"Tahun ini, PT RAPP sedang melakukan pembenahan simpang lampu merah, rigit pelebaran Jalan Lingkar," terangnya.
Kemudian, untuk Jalan Koridor saat ini pihak perusahaan sedang melakukan pengerasan dan perluasan pelebaran badan jalan, sebagai langkah awal pembangunan jalan rigid.
"Untuk Jalan Koridor, tahap awal akan dilakukan rigit dan pembuatan drainase di kiri dan kanan badan jalan, dimulai dari simpang lampu merah hingga Town Site II," bebernya.
Itu, lanjut Tengku Zulfan, pengerjaannya akan dimulai pada tahun 2022 ini. Peningkatan Jalan Koridor akan dilakukan bertahap, yang rencananya akan dibangun sepanjang 7 kilometer (Km).
"Akan dilaksanakan secara bertahap, pada tahun ini 2 kilometer. Kemudian akan dilanjutkan tahun berikutnya," jelasnya, kepada GoRiau.com.
Sebelumnya Bupati Pelalawan, H Zukri menekankan bahwa program pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari implementasi mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat.
Dalam membangun akses sarana dan prasana, Pemkab Pelalawan tidak hanya bersandar pada kekuatan APBD kabupaten semata, namun berupaya mendapat sokongan melalui bantuan APBN dan APBD Provinsi Riau.
Banyaknya perusahaan swasta yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan, juga diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun infrastruktur di daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.
"Apalagi infrastruktur di daerah selama ini juga menjadi akses transportasi dunia usaha dalam menjalankan operasionalnya. Untuk itu perlu sinergi semua pihak untuk mewujudkan pembangunan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan," terangnya.
SHR Manager PT RAPP, Mabrur mengatakan RAPP bersama Pemkab Pelalawan sudah melakukan kerjasama di berbagai bidang, salah satunya penataan Kota Pangkalan Kerinci.
Kerjasama sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung pembangunan daerah. "Sesuai kesepakatan, tahun ini kita melakuan peningkatan jalan akses atau rigid sepanjang 2 kilometer yang sedang on progress," tuturnya.
Kemudian, lanjut Mabrur, terkait persoalan sosial pihaknya telah meminta dukungan Pemkab agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.
"Sudah terlihat progresnya. Saat ini, sudah dilakukan pembuatan parit di kiri-kanan badan jalan," jelasnya.
Peningkatan akses jalan akan memberi dampak positif kepada masyarakat. Jarak tempuh ke sejumlah kantor layanan publik dan sarana umum lainnya dapat diakses dengan cepat melalui Jalan Koridor.
Diantaranya RSUD Selasih, Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA) dan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) serta sekolah seperti SMKN , SMAN 2 juga SMPN 2 Pangkalan Kerinci.
Di era kepemimpinan Bupati Zukri, PT RAPP sudah banyak berkontrubusi dalam pembangun Kabupaten Pelalawan. Salah satunya peningkatan Jalan Koridor yang dibangun melalui CSR perusahaan sebagaimana yang disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).***