PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Riau, Yuyun Hidayat menilai penanganan terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) tidak bisa hanya sebatas melakukan razia saja, tanpa didukung sarana dan prasarana lainnya.

Dikatakan Politisi PPP ini, inti dari penanganan ODOL adalah selain bagaimana truk yang melintasi jalan bisa berjalan dengan tonase sesuai kemampuan jalan, truk harus berjalan dengan normal.

Artinya, jelas Legislator Dapil Kampar ini, instansi terkait harus mempersiapkan jembatan timbang yang sudah dilengkapi area parkir yang luas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup.

"Okelah kalau ada jembatan timbang, tapi kalau semua truk besar parkir menunggu antrean disana, mereka kan diam, kalau diam jalan takkan mampu menahan beban, sekalipun truk itu isinya hanya 80 persen dari kapasitas," ujarnya kepada GoRiau.com, Minggu (13/6/2021).

Untuk memahami logika ini, Yuyun menganalogikan motor yang sedang berjalan. Semakin kencang motor itu berjalan maka motor akan semakin ringan, tapi jika motor lambat atau bahkan berhenti, motor akan terasa berat.

Kalau area parkir terbatas, lanjut Yuyun, mobil-mobil truk akan parkir di badan jalan dan lagi-lagi jalan sekitar itu akan hancur juga. Selain area parkir, Yuyun juga mempertanyakan kapasitas ruang penyimpan (storage) untuk menampung beban dari truk-truk yang melebih tonase.

"Kalau melebihi muatan, kan bebannya harus diturunkan, nah storage-nya ini mau ditaruh dimana? Belum lagi kita bicara soal pemotongan truk yang baknya sudah dirombak, mau ditaruh kemana dan mana alat pemotongnya?" katanya.

Persoalan sarana dan prasarana penanganan ODOL sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan. Menurutnya, karena kewenangan jembatan timbang ada di pusat, maka Kementerian diminta bisa melengkapi sarana dan prasarana tersebut.

"Jembatan timbang itu harus dilengkapi sarana dan prasarananya, baik tempat penyimpanan barang berlebih, alat-alat untuk mengurangi tonase dan termasuk juga tempat parkir kendaraan bertonase berat," tambahnya. ***