BENGKALIS, GORIAU.COM - Jika selama ini bantuan untuk grup rebana, grup kompang dan pelaksanaan Musbaqah Tilawatil Quran tingkat desa dibantu Pemkab Bengkalis melalui bantuan hibah, namun untuk tahun 2013, tidak akan ada lagi. Bantuan tersebut akan dikelola langsung melalui Alokasi Dana Desa (ADD)

Dijelaskan Sekdakab, tahun anggaran 2012 banyak grup kompang maupunya rebana yang dibantu kabupaten melalui pos belanja dana hibah. “Masing-masing desa biasanya memiliki grup rebana dan kompang. Pihak desa lebih tahu grup-grup mana saja yang aktif dan memang layak dibantu sehingga kita putuskan tidak dialokasikan lagi melalui APBD, tapi melalui ADD di masing-masing desa,'' jelasnya.

Demikian juga untuk pelaksanaan MTQ tingkat desa, silakan dianggarkan melaluib dana ADD,” pinta Sekda.

Ditambahkan Sekda, kebijakan ini diambil juga dalam rangka memberi kewenangan bagi desa dalam memberdayakan masyarakat. Termasuk juga persoalan infrastruktur desa, Pemkab mulai tahun 2012 telah menyalurkan Rp1 miliar per desa melalui program Instruksi Bupati Percepatan Pembangunan Infrastruktur Perdesan (Inbup-PPIP).

“Berdasarkan hasil evaluasi kita, program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di samping itu juga untuk menumbuh semangat gotong royong mengingat program ini dilaksanakan melalui swadaya atau OMS,” ulas Sekda.

Terlepas masih ada beberapa desa yang mungkin hasilnya belum memuaskan, Pemkab tetap akan kembali menggulirkan program ini tahun 2013 sebesar Rp1 miliar per desa. ''Barangkali sistem pengawasan dan sumber daya manusianya yang perlu ditingkatkan,'' ujarnya. (jfk)