
PEKANBARU, GORIAU.COM - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemerintah Daerah Provinsi Riau mengatakan daerah mengalami rugi besar Islamic Solidarity Games (ISG) III di pindah ke Jakarta.
"Segala persiapan sebelumnya telah diupayakan semaksimal mungkin, bahkan sampai saat ini," kata Emrizal di Pekanbaru, Rabu (1/5/2013).
Menurut dia, kerugian besar yang ditimbulkan akibat kebijakan Pemerintah Pusat itu tidak hanya pada keuangan daerah yang terlanjut terkucurkan ke berbagai kepentingan persiapan ISG, namun juga merendahkan 'marwah' (nama baik) Riau.
"Bayangkan, seudah sejak jauh hari Riau mempromosikan diri sebagai tuan rumah ISG, namun terakhir justru dipindahkan ke Jakarta. Secara otomatis, 'marwah' Riau jatuh," katanya.
Emrizal mengatakan, menetapkan Riau sebagai tuan rumah ISG sebelumnya juga telah melalui proses yang sangat panjang hingga penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).
Bayangkan, demikian Emrizal, persatuan olahraga di berbagai negara di dunia yang tergabung dalam organisasi bangsa-bangsa Islam menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah.
Karena berbagai pertimbangan dna kesiapan Riau, kata dia, maka Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah.
"Namun pada kenyataannya, perjuangan yang begitu matang justru membuahkan 'kepaitan' bagi daerah ini," katanya.
Menurut Emrizal, kondisi ini yang kemudian menjadi beban moral bagi daerah, bukan hanya pada pemerintah daerah, namun juga masyarakat di Riau.
Harusnya, kata Emrizal, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terlebih dahulu melakukan pendekatan kebijakan baru kemudian memutuskan segala sesuatunya.
Menurut dia, jika pemindahan ISG ke Jakarta tidak diikuti dengan pengundutan jadwal pelaksanaannya, yakni pada Juni 2013, mungkin daerah tidak akan begitu kecewa.
Namun pada kenyataannya justru tidak, demikian Emrizal, dimana dua opsi yakni pengunduran jadwal serta pemindahan dilakukan sekaligus tanpa ada pertimbangan yang matang.
"Kalau memang diundur pelaksanan ISG menjadi September 2013, itu artinya Riau masih bisa melakukan pemulihan terhadap seluruh fasilitas ISG termasuk penyempurnaan setiap arena pertandingan," katanya.
Sebelumnya di Jakarta, Menpora Roy Suryo mengatakan berdekatannya pelaksanaan ISG dengan Pemilihan Gubernur Riau 2013 juga menjadi alasan perpindahan lokasi ISG.(fzr)