RENGAT,GORIAU.COM - Pembahasan RAPBD Perubahan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2015 terkesan lamban. Pasalnya, sejak disampaikan ke DPRD Inhu dalam sidang paripurna DPRD dua pekan lalu, pembahasan tersebut tak kunjung rampung dan terkesan jalan ditempat.

Seperti yang terjadi di Komisi II DPRD Inhu ini. Dari enam SKPD yang menjadi mitra mereka, baru tiga SKPD yang menyampaikan RKA untuk dibahas, diantaranya Dishubkominfo, Badan Lingkungan Hidup dan Distamben Energi.

"Telatnya pembahasan ini bukan karena lalai ditingkat DPRD Inhu, melainkan karena instansi atau SKPD terkait yang lamban alias bingal menyampaikan RKA ke kita. Padahal, RKA tersebut merupakan bahan utama kita untuk melakukan pembahasan," ujar Ketua Komisi II DPRD Inhu Raja Irwantoni kepada GoRiau.Com, Sabtu (17/10/2015) di kantornya.

Disebutkan pria yang akrap disapa Toni itu, untuk dinas PU, Bappeda Litbang dan Bapemas Pemdes, hingga saat ini RKA mereka belum masuk sama sekali dan tanpa alasan yang jelas.

"Awalnya, jadwal pembahasan RAPBD itu adalah pada, Senin (12/10/2015) kemaren. Karena hingga hari ini RKA yang masuk ke komisi II baru 3 SKPD, sehingga pembahasan belum bisa dirampungkan," tegasnya.

Ketika ditanyakan apakah hal ini merupakan dampak dari kepala SKPD yang sibuk bwrkampanye calon wakil bupati, Toni menyangkal hal itu. "Kondisi seperti ini sudah sering terjadi pada setiap pembahasan, jadi saya rasa ini bukan kareba dampak dari pilkada", tegasnya.

Dengan demikian tambahnya, karena sudah lama menunggu dan mengingat tahun anggaran 2015 hanya tinggak dua bulan lagi, maka pihaknya memutuskan menjadwalkan pembahasan RAPBD tersebut pada hari, Sabtu dan Minggu ini.

"Tidak ada hari libur, terkecuali pihak SKPD yang tidak datang. Dengan demikian, kita menghimbau kepada SKPD yang belum menyampaikan RKA ke DPRD, diminta sesegera mungkin menyampaikan hal itu, agar APBD-P Inhu tahun 2015 ini bisa disahkan sesuai dengan harapan dan dapat digunakan oleh masyarakat,", pungkasnya tegas.(jef)