
SELATPANJANG – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Al-Hidayah Baznas Riau III di Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang Pesisir, Jumat (14/4/2023).
Kepulauan Meranti menjadi yang ketiga sebagai prioritas pembangunan Pondok Pesantren di daerah terpencil dan daerah perbatasan setelah Pulau Mendol yang berada di Kabupaten Pelalawan dan Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis.

Pondok Pesantren Al-Hidayah Baznas Riau III menjadi harapan besar kita bersama dan program ini sudah lama dari program Baznas sebelumnya untuk mempersiapkan lembaga pendidikan terutama di pulau terluar, terdepan dan tertinggal.
"Kita harapkan kedepan tidak hanya berakhir di tiga pulau ini, tapi pulau-pulau lain juga akan dibangun lembaga pendidikan karena Baznas ," kata Gubernur Syamsuar.

Bersamaan dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa dalam agama islam pendidikan adalah instrumen penting untuk menanggulangi persoalan-persoalan sosial dan kemiskinan dalam semua level tingkatan masyarakat.
Oleh karena itu didalam pendistribusian dan penyaluran serta pengelolaan zakat, pendiriam pondok pesantren di Pulau terluar ini menjadi salah satu Ikon yang sudah digerakkan sejak tahun tahun sebelumnya.

Masriadi Hasan juga menjelaskan bahwa pada tahun lalu tepatnya di bulan September 2022 Gubernur Syamsuar menyarankan agar di bangun pondok pesantren yang ketiga di Pulau Rangsang.
"Pondok pesantren ini sudah lama digagas oleh Bapak Gubernur yakni bulan September tahun lalu. Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertamanya," katanya.

"Kita berharap semoga nanti pondok pesantren ini dapat memberi sumbangan baik dalam bentuk keilmuan agama, pendidikan yang baik untuk masyarakat Rangsang Pesisir khususnya dan pulau rangsang pada umumnya dengan harapan anak anak kita mendapatkan pendidikan yang layak," pungkasnya. ***




