
PEKANBARU, GORIAU.COM - PSPS Pekanbaru terus menggesa persiapan dengan melakukan beberapa kali uji coba jelang begulirnya Kompetisis Divisi Utama Liga Indonesia, April 2014 mendatang, baik dengan tim-tim lokal maupun profesional.
Terakhir, Asykar Bertuah berhasil memajangkan kemenangan di papan skor saat menjadi Persisko Meragin dengan skor 3-1 di Stadion Mini Universitas Riau, Pekanbaru, Jumat (4/4/2014) lalu.
Meski sulit, namun Zamroni cs bisa mengungguli kontestan Divisi Utama Grup II Liga Indonesia tersebut. Laga tersebut meninggalkan beberapa catatan penting bagi jajaran pelatih.
Baik kesolidan pemain maupun per individu. Dua striker asing yang baru bergabung dengan tim tak luput dari penilaian Sang Arsitek PSPS Pekanbaru, Philep Hansen Maramis.
Pemain asal Liberia, Perry N Somah dinilai masih lamban sebagai pemain asing. Kondisi tersebut tentu saja membuat jajaran pelatih harus mengusap dada untuk melihat kemampuannya beberapa hari ke depan.
"Kurang memuaskan, terutama kepada duo asing. Perry yang turun di babak pertama masih lamban sebagai standar pemain asing," kata Philep.
Namun jajaran pelatih tetap akan menilai jasanya hingga beberapa hari ke depan, jika masih dalam performa tersebut, tidak menutup kemungkinan Perry akan dipulangkan kembali.
Sementara satu pemain asing lainnya asal Burkinapaso, Alan Hasamoah, dinilai cukup lumayan. Disebut lumayan karena perbandingannya dengan Perry lebih memberikan dampak baik sepanjang pertandingan.
"Namun secara keseluruhan tim semakin menunjukkan kesolidan. Kemenangan 3-1 atas sesama tim Divisi Utama merupakan awal yang bagus jelang kompetisi bergulir," tandas Philep.
Pada pertandingan tersebut, tiga gol PSPS diciptakan Zamroni pada menit ke-10, Ihwan di menit ke-33 dan Novrianto di menit ke-40.***