
DUMAI, GORIAU.COM - Kepolisian Resort (Polres) Dumai terus melakukan penyelidikan terhadap peristiwa perampokan yang terjadi Rabu (22/1/2014) dijalan Bumi Ayu sekitar pukul 09.00 Wib. Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan, kepada GoRiau.com Kamis (23/1/2014) menyebutkan pihaknya masih terlus melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan yang diketahui menggunakan senjata api dan melukai korbannya Irwandi (40) yang hendak menyetorkan uang tunai Rp180 juta ke bank.
Meski mendapat pengawalan dari prajurit Praka, Hutapea, dari TNI Arhanut 13 Batrei Pekanbaru, tidak menyulitkan pelaku perampokan untuk melumpuhkan korbannya.
Menurut sejumlah saksi mata dan data yang dihimpun kepolisian, pelaku berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepeda motor merek Honda Mega Pro melakukan aksinya tepat didepan rumah warga Helmi Nasution kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Timur. Saat kejadian, korban yang ditemani seorang oknum berpakaian TNI dan seorang supir Hidayat (30) melintasi pertigaan jalan.
Tiba-tiba melintas dua orang bersepeda motor yang membawa senjata api yang diduga jenis bareta silver. Dalam aksinya, pelaku mencegat mobil jenis Colt diesel box yang ditumpangi korban saat hendak menyetorkan uang tunai Rp 180 juta ke Bank Mandiri.
Pelaku sempat meletuskan satu kali tembakan kearah korban dan mengenai tangan kiri korban Irwandi (40) yang notabene karyawan PT Djarum lalu merampas uang yang dibungkus dengan plastik hitam dari genggaman korban.
"Hingga asat ini kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kedua pelaku," ujar Kapolres Dumai.
Sejauh ini kepolisian Polres Dumai baru mengamankan sepeda motor milik pelaku yang ditemukan dipinggirn kawasan hutan lindung jalan Soekarno Hatta berselang 2 jam setelah peristiwa perampokan terjadi.
"Kita sudah mengamankan barang bukti berupa mobil Colt DIesel jenis Box yang ditumpangi korban serta sepeda motor milik pelaku yang kita temukan disemak-semak seputaran hutan lindung." ujar AKBP Yudi Kurniawan.
Ditambahkan kapolres, berangkat dari temuan sepeda motor tersebut kepolisian berkonsentrasi melakukan penyisiran pada kawasan hutan lindung dengan menerjunkan anjing pelacak serta dibantu ratusan anjing berburu peliharaan warga.(egy)