
PEKANBARU - Pekan ini, tepatnya Sabtu (7/9/2024) di Stadion Kaharuddin Nasution, PSPS Pekanbaru -- yang sebelumnya bernama PSPS Riau, akan mulai mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2024/2025. Dengan target promosi ke Liga 1 Indonesia, langkah Askar Bertuah -- julukan PSPS Pekanbaru, tentu tidaklah mudah.
Ada 8 tim di Group A (Zona Barat) yang harus ditaklukkan, 4 diantaranya sudah pernah mengenyam pengalaman di Liga 1 seperti Persikota Tangerang, PSMS Medan, Sriwijaya FC dan Persikabo 1973. Sementara lawan lainnya adalah Persiraja Banda Aceh, PSKC Cimahi, FC Bekasi City dan Dejan FC.
Untuk promosi ke Liga 1, sesuai dengan regulasi dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), sebagai operator kompetisi sepakbola Tanah Air, kompetisi akan memakai format mirip dengan musim lalu dimana setiap tim terbagi ke berbagai fase sebelum menentukan tiga klub yang berhak meraih tiket promosi ke Liga 1.
Sebanyak 26 tim peserta kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia itu, akan dibagi ke dalam tiga grup pada babak pendahuluan. Ada Grup 1 atau Grup Barat dan Grup 2 atau Grup Tengah yang bakal berisikan sembilan tim, dan Grup 3 atau Grup Timur akan dihuni oleh delapan tim.
Tiga tim posisi teratas di klasemen akhir Grup 1 dan Grup 2 bakal lolos ke babak 8 besar Liga 2 2024-2025, sedangkan sisanya lanjut ke babak play-off degradasi. Untuk Grup 3, hanya dua tim yang berada di peringkat teratas klasemen akhir yang melaju ke babak 8 besar, sehingga yang ke babak play-off degradasi sama; enam tim.
Pada babak delapan besar Liga 2 2024-2025, para peserta dibagi lagi ke dalam dua grup dan bakal bersaing dengan sistem double round robin, bertanding kandang dan tandang. Tim peringkat satu dan tiga Grup 1 segrup dengan peringkat dua Grup 2 dan Grup 3. Sedangkan posisi satu dan tiga Grup 2 berhadapan dengan posisi satu Grup 2 dan Grup 3.
Dua tim teratas pada klasemen akhir grup babak 8 besar Liga 2 2024-2024 melaju ke babak final atau final four, diadu silang untuk memperebutkan tiga tiket promosi. Sementara itu, pada babak play-off degradasi, 18 tim akan dibagi ke dalam empat grup dan memainkan pertandingan kandang dan tandang, sistem double round robin. Dua grup berisikan empat tim dan dua tim posisi terbawah klasemen akhir terdegradasi ke Liga 3. Dua grup lainnya berisi lima tim, tiga peringkat terbawah turun kasta.
Optimisme PSPS Pekanbaru
Dengan aturan itu, tentu bukan langkah mudah bagi PSPS Pekanbaru. Kompetisi ini akan sangat ketat, membutuhkan ''stamina'' panjang, bahkan dana yang tidak sedikit. Namun, meski perlu perjuangan panjang, manajemen PSPS Pekanbaru, optimis akan mampu promosi ke Liga 1 Indonesia.
Paling tidak, itu tergambar saat launching tim PSPS Pekanbaru Liga 2 Indonesia musim 2024/2025, Minggu (1/9/2024) malam, di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru. Tampak hadir pada acara itu, Pj Gubernur Riau Rahman Hadi, Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, Pembina PSPS Muflihun, Owner PSPS Pekanbaru Igede dan CEO PSPS Effendi Syahputra.
Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi, juga sangat mendukung tim kebanggaan masyarakat Riau ini. Ia menyebut, Pemprov Riau mendukung penuh PSPS Pekanbaru. "Keberadaan PSPS akan jadi kebanggaan masyarakat Riau dan menjadi tim sepakbola perwakilan kita di Indonesia. Pemprov Riau mendukung sepenuhnya, dalam bentuk administrasi, stadion, dan mengimbau seluruh stakeholder untuk ikut membesarkan PSPS," kata Rahman Hadi.
Menurutnya, besarnya PSPS tidak lepas dari stakeholder, owner, dan juga tak lepas dari dari dukungan supporter serta masyarakat Riau dan Pekanbaru khususnya.
Sementara Pembina PSPS Pekanbaru, Muflihun mengaku sangat bersyukur karena PSPS Pekanbaru bisa bertahan di Liga 2. ''PSPS Pekanbaru pernah berjaya pada masanya. Pemain-pemain top pernah singgah di PSPS Pekanbaru. Namun, kondisi sulit juga pernah dialami oleh PSPS Pekanbaru. Bagaimana tidak, PSPS Pekanbaru sempat dibawa oleh pihak luar sehingga tidak lagi bertanding di Pekanbaru. Karena berkat semangat dan doa kita bersama, akhirnya PSPS dapat kita selamatkan dan kembali ke Pekanbaru," ujar Muflihun.
Sesuai target, kata Muflihun, PSPS Pekanbaru sudah bertekad dengan target naik ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Liga 1. Dia juga berharap Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung PSPS Pekanbaru mencapai targetnya.
"Insyaallah, dengan adanya Pak Pj Gubernur Riau dan Pj Walikota Pekanbaru dapat menghimpun sponsor untuk menambah pembiayaan PSPS Pekanbaru. Dan alhamdulillah stadion ini dipinjamkan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada PSPS," ungkapnya.
29 Pemain
Untuk menghadapi Liga 2 2024-2025, PSPS juga sudah menyusun kekuatan dengan dengan regulasi, dimana setiap klub Liga 2 2024-2025 harus mendaftarkan minimal 18 pemain dan maksimal 35 pemain dalam timnya. Di dalamnya harus ada setidaknya lima pemain U-21 atau paling lambat kelahiran 1 Januari 2005, serta maksimal terdapat tiga pemain asing.
Untuk menyesuaikan dengan aturan tersebut, PSPS kini sudah memiliki 29 pemain yang sudah dikontrak, tiga diantaranya pemain asing yakni Douglas Cruz dari Brazil, Jhon Edy Mena Perez dari Columbia serta Omid Popalzay yang kontraknya diperpanjang PSPS.
Kemudian ada Fava Sheva, Erlangga Setyo Dwi Saputro, Abelard Tegar, Ilham Fathoni, Afiful Huda, Yudhi Adytia, Ismail Hanafi, Asir Asiz. Maman Abdurrahman, Papua Gosner Komboy, Iman Fathurahman, Ahmad Birrul Walidain, Cakra Yudha, Gideon Marshell, Rian Ramadhan, Ilham Syafrin, Rudi N Rajak, Riki Dwi Saputro, Aulia Ramadhan, Fardan Harahap, dan Arsan Makarin. Ahmad Athallah Araihan, Aimar Mahoma, Faris Adit Saputra, Fitra Ridwan, dan Muh Sadewa.
Musim ini, tim PSPS akan dipimpin pelatih Aji Santoso yang merupakan mantan pelatih dan pemain nasional serta dibantu dengan asisten pelatih, Miskardi, yang merupakan mantan pemain andalan PSPS Pekanbaru saat berada di Divisi 2, Divisi 1 dan Divisi Utama.
Pada partai perdana yang akan digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu 97/9/2024) pukul 15.30 WIB, PSPS Pekanbaru akan berhadapan dengan Persikabo 1973. Partai lainnya di Group A adalah Dejan FC vs Sriwijaya FC di Stadion Persikas Subang, PSKC Cimahi vs PSMS Medan di Stadion Si Jalak Harupat, Persikota Tangerang vs FC Bekasi City di Stadion Benteng Reborn. ***