PEKANBARU – Dr. Intsiawati Ayus, SH., MH., anggota DPD RI periode 2019-2024, mengajak pemerintah provinsi Riau untuk tidak terlalu emosional dan baperan (membawa perasaan) ketika menerima kritik. Menurutnya, kritik merupakan tanda kepedulian dan cinta masyarakat terhadap pemerintah provinsi.

"Ketika masih ada yang mau mengkritik Pemprov Riau, berarti mereka yang mengkritik itu masih sayang," ungkap Dr. Intsiawati Ayus dalam wawancara dengan GoRiau.com, Selasa (19/4/2023).

Ia mengingatkan bahwa tugas legislatif adalah menjadi penyambung keluh kesah masyarakat kepada eksekutif, yang bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. "Kita menganut sistem ketatanegaraan 3 pilar: Eksekutif, legislatif, dan yudikatif," jelasnya.

Intsiawati Ayus juga mengkritik sikap pemerintah provinsi yang kerap menganggap pemberi kritik sebagai musuh. "Jangan seperti orang berbalas pantun," tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah seharusnya bersyukur masih ada yang mengingatkan. "Sudahlah, jangan anggap orang yang mengkritik Pemprov Riau ini musuh, harusnya pemerintah bersyukur masih ada yang mengingatkan," tutur Dr. Intsiawati Ayus.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa apabila pemerintah tidak mau menerima kritik, mereka bisa menukar posisi dengan dirinya. "Sini kita pindah posisi, saya yang berada di eksekutif, Anda yang ada di legislatif. Akan saya tunjukkan bagaimana bersikap dan berbuat eksekutif itu," tegas Dr. Intsiawati Ayus. ***