RENGAT,GORIAU.COM - ‪‪Pada saat rapat evalusi APBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (2/9/2013) minggu lalu menjadi perbincangan banyak pihak, dimana ketika rapat berlansung, tiba-tiba Kopiah haji milik kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemaspemdes) kabupaten Inhu, Haji Suratman disobek-sobek oleh dua pejabat eselon II Pemkab Inhu, kepala Dinas Pertambangan Energi (Distamben) Inhu, Khairizal dan kepala Dinas Kehuitanan Inhu Suseno Adji.

Rapat evaluasi APBD Inhu itu dilansungkan di ruang rapat kantor Bappeda Inhu, dipimpin lansung oleh Sekda Inhu Raja Erisman dan dihadiri seluruh kepala dinas dan badan Pemkab Inhu.

Suratman ketika dikomfirmasi wartawan menyebukan, pada saat rapat berlansung, tiba-tiba Kadistamben Inhu menyambar kopiah haji yang saat itu saya pakai, lalu lansung disobeknya. Tidak sampai disitu saja, kopiah haji yang sudah koyak itu lalu diambil pula oleh Kadishut Inhu Suseno Adji dan juga ikut mengoyaknya.

"Saya sangat kesal, kopiah itu adalah marwah serta harga diri, apa lagi pengoyakan kopiah haji saya itu didepan hadirin rapat saat itu. Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya hanya bisa menangis melihat kondisi kopiah haji yang saya beli dari tanah suci mekah beberapa tahun yang lalu", ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sejumlah tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Inhu menyesalkan insiden pengoyakan kopiah haji, yang dilakukan pejabat Pemerintah itu. "Kita sangat menyesalkan perlakuan Kadistamben Inhu Khairizal ini", ujar tokoh agama yang juga tokoh masyarakat Inhu Haji Mazlan Majid kepada wartawan Rabu (11/9/13) melalui selulernya.

Kita sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian itu, kalau emosi sama orangnya jangan kopiah haji yang harus dikoyak-koyak apalagi diambil dari kepala orang tersebut, terlebih orang itu sudh menunaikan ibadah haji. Itu jelas tidak etis, apalagi dilakukan oleh seorang pejabat," ujarnya.

Ditambahkan Mazlan, kejadian pengoyakan kopiah haji ini tentunya menjadi preseden buruk disaat jamaah calon haji (JCH) Inhu yang telah menunggu bertahun-tahun baru akan diberangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. " Tentunya kejadian ini menjadi contoh tidak baik dan menjadi preseden buruk, disaat JCH Inhu akan berangkat ketanah suci," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan ketua ikatan persaudaraan haji Indonesia (IPHI) Inhu Mazuar Pery, ia sangat menyayangkan peristiwa pengoyakan kopiah haji ini, apa lagi pelakunya Pejabat Inhu," kita sangat menyayangkan kejadian pengoyakan kopiah haji ini bisa terjadi, seyogyanya hal seperti itu tidak perlu terjadi," jelasnya.(jef)