PEKANBARU - Kabupaten Kepulauan Meranti menerima 5 penghargaan sekaligus dari Pemerintah Provinsi Riau, karena dinilai peduli pada Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) RI. 4 penghargaan diberikan kepada Bupati Drs H Irwan MSi dan 1 kepada Kadiskes Drs Izhar.

Adapun penghargaan yang diberikan kepada Bupati H Irwan karena peduli pada PKH bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dimotori oleh Kemensos RI ini antara lain, penghargaan atas koordinasi dan atensi terhadap pelaksanaan PKH di Provinsi Riau, alokasi dana sharing PKH terbesar di Provinsi Riau, penghargaan bupati walikota proaktif terhadap PKH, dan inisiator HUT PKH di Provinsi Riau.

Baca Juga: Berhasil Tekan Angka Keluarga Miskin, Bupati Meranti Terima Penghargaan dari Kemensos RI

Sementara untuk penghargaan ke 5 yaitu partisipasi aktif Dinas Sosial dalam rapat pembahasan PKH diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Meranti Drs Izhar.

Baca Juga: Lebih 6.000 Warga Meranti Terima Bantuan PKH, Terbanyak di Ibukota Kabupaten

4 penghargaan yang diberikan ke Bupati H Irwan dan 1 kepada Kadissos Drs Izhar ini langsung diserahkan oleh Sekdaprov H Ahmad Hijazi yang saat itu mewakili Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Pemberian penghargaan bersamaan dalam acara Pemantapan Pelaksanaan Program Keluarga Harapan Se-Provinsi Riau (Korkab, Korkot dan Pendamping, Operator Program Keluarga Harapan Kab/Kota), di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Jumat (25/11/2016) malam.

Penyerahan penghargaan itu disaksikan oleh Direktur Jaminas Sosial Kementerian Sosial RI Drs Nur Pujianto MSi, Direktur Zakat Kemenag RI H Tarmizi Tohor, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau H Syarifuddin, Ketua Komisi E DPRD Riau, Kasubid Bansos Kemensos RI Rahmat Kusnadi Komarawati, Kabag Humas Pemkab Meranti Helfandi serta para pendamping, koordnator, dan operator PKH se Provinsi Riau.

Sebelumnya pada tahun 2014 lalu, berkat kepedulian Pemkab Meranti dalam mendukung program PKH Kementerian Sosial RI dan atas keberhasilan dalam menekan angka keluarga miskin, Bupati Drs H Irwan juga mendapat penghargaan dari Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawangsa. Penghargaan itu berupa bantuan PKH sebesar Rp2,8 M perbulan, bertempat di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu dari Kementerian Sosial RI tersebut masih terus berjalan hingga saat ini untuk membantu hampir 7.000-an, Keluarga Sangat Miskin (KSM) yang kini berganti nama menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Terkait hal itu pula, dikatakan Bupati Irwan, apa yang dilakukan oleh Kabupaten Meranti dalam mendukung program PKH tersebut, memang sejalan dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menekan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi. "Kabupaten Kepulauan Meranti adalah sebuah Kabupaten baru, yang memiliki masalah sosial  masih cukup tingginya angka kemiskinan, oleh karena itu kita sengaja memberikan anggaran yang lebih dalam rangka membantu rumah tangga miskin, dengan harapan angka kemiskinan menurun dan tingkat ekonomi masyarakat dapat lebih baik," jelas Bupati.

Tiap tahunya secara terus menerus dan berkelanjutan, Kabupaten Meranti menerima dana PKH dari Kemensos RI untuk membantu KPM sebanyak Rp2,8 M perbulan atau Rp14,6 M pertahun. Untuk mendukung program pengentasan kemiskinan PKH Kemensos RI, Kabupaten Meranti menggelontorkan dana hampir Rp800 juta pertahunnya. Angka ini rencananya akan terus ditingkatkan. Namun, karena tekanan ekonomi nasional yang juga berimbas kepada Kabupaten Meranti, peningkatan dana Sharing APBD itu belum dapat dilakukan.

Sejauh ini dari data yang diperoleh dari Dinas Sosial Kabupaten Meranti, jumlah KPM PKH Kemsos RI mencapai 6.994 jiwa, dan tahun 2016 ini Kabupaten Meranti mendapat penambahan sebanyak 2.663 jiwa. Jadi, jika ditotal secara keseluruhan jumlah KPM di Kabupaten Meranti sebanyak 9.607 KMP.

Kedepan demi semakin suksesnya program PKH Kemensos RI di Kabupaten Meranti, Bupati H Irwan mengimbau para pendamping, koordinator dan Operator PKH dalam menjalankan fungsinya dengan baik sesuai dengan tujuan utama PKH yakni membantu mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada keluarga masyarakat sangat miskin. 

"Jadilah pendaping PKH di lapangan yang mampu bekerja dengan tulus, dan kreatif serta memahami apa yang menjadi tugas masing-masing. Awasi dan uruslah para penerima KPM dan anak-anaknya, menjaga kesehatan mereka, serta berdayakan melalui berbagai program ekonomi produktif, sehingga mampu mengangkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat miskin," pesan H Irwan. (hms)#Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini