
PEKANBARU – DPRD Pekanbaru meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan juga Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk rajin mengambil sampel makanan di Bazar Ramadhan.
Terlebih lagi dalam bulan Ramadhan ini banyak beragam menu takjil dan hidangan untuk berbuka puasa yang dijajakan oleh para pedagang.
Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri meminta masyarakat untuk tidak sembarang dalam membeli jajanan takjil.
"Kita minta masyarakat agar berhati-hati saat membeli makanan berbuka puasa. Karena, tahun kemarin ada yang dilarang BPOM, tapi ternyata ada ditemukan bahan yang berbahaya dicampur-campur," Senin (4/3/2022).
Politisi senior Demokrat juga menegaskan bagi para pedagang takjil untuk tidak hanya mementingkan keuntungan semata, namun juga kehigienisan makanan atau minuman yang dijual harus diperhatikan.
Para pedagang dan pembeli juga diingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebab wabah pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Pedagang jangan sampai menjual takjil yang membahayakan kesehatan masyarakat, jadi yang normal-normal saja. Jangan hanya ingin mencari keuntungan tidak ada yang dirugikan," terangnya. ***