
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pekanbaru menilai generasi muda masih memiliki pemahaman yang baik terhadap pemikiran dan ajaran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Penilaian itu muncul setelah DPC PDI Perjuangan menggelar Lomba Pidato Bung Karno tingkat SMA dan SMK sederajat se-Kota Pekanbaru pada 21 Juni 2026 dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, Tekad Abidin Perdana, mengatakan para peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai Pancasila, Marhaenisme, dan Trisakti Bung Karno.
“Melalui lomba ini kami melihat masa depan anak-anak muda Pekanbaru sangat luar biasa. Mereka memahami Pancasila, Marhaenisme, dan Trisakti Bung Karno. Di tengah kemajuan teknologi saat ini, anak-anak muda tidak melupakan sejarah dan ajaran Bung Karno,” kata Tekad, Rabu (24/6/2026)
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno masih relevan dan dipahami oleh kalangan pelajar.
Tekad menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan tersebut. Ia mengatakan DPC PDI Perjuangan Pekanbaru akan terus menghadirkan kegiatan yang bertujuan memperkenalkan dan menghidupkan kembali ajaran Bung Karno di kalangan generasi muda.
“Kami akan terus hadir untuk membumikan kembali ajaran-ajaran Bung Karno di kalangan anak muda. Salah satu pesan Bung Karno adalah jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujarnya.
Pada malam hari setelah perlombaan, DPC PDI Perjuangan Pekanbaru juga menggelar doa bersama dan haul Bung Karno untuk mengenang wafatnya Proklamator RI itu pada 21 Juni 1970.
Melalui kegiatan tersebut, kader partai berlambang banteng itu mengajak masyarakat merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan dan ajaran Bung Karno sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Semoga ajaran Bung Karno dapat terus memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Tekad. ***