SIAK - Bupati Siak Alfedri menggelar video conference dengan sejumlah pimpinan BUMN yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Riau, Pimpinan Pertamina Wilayah Riau, serta Kepala Bulog Wilayah Riau dan Kepri.

Dalam rapat kordinasi yang didampingi Kapolres Siak dan sejumlah pimpinan OPD itu, Bupati memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat cukup selama ramadan nanti.

Dikatakan Bupati, ketersediaan bahan pokok serta kebutuhan dasar masyarakat jangan sampai kurang selama ramadan dan Idul Fitri 1441 hijriah. Apalagi dengan situasi bencana non alam yang terjadi saat ini warga mulai khawatir sulit mendapatkan bahan pokok di pasaran.

"Hari ini kita melakukan Vidcon dengan PLN, Bulog dan Pertamina. Kita meminta laporan dan kesiapan menghadapi bulan suci ramadan dan Idul Fitri," kata Bupati Alfedri, di Ruang Command Center Siak Live Room lantai II Kantor Bupati Siak, Senin(20/4/2020).

Pada kesempatan itu Pemimpin negeri Istana itu juga meminta gambaran skema atau kebijakan Bulog dalam mengamankan pangan di Kabupaten Siak selama 4 bulan kedepan, serta alokasi dan distribusinya.

Sehingga ketersediaan pangan di Kabupaten Siak tetap aman. Selanjutnya Bupati juga berharap kepada Pertamina untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan Gas di Siak agar tidak berkurang, dan jika terjadi kekurangan kiranya dapat disuplai.

"Kita tidak ingin di saat kondisi sulit, masyarakat menjadi semakin susah sehingga dapat menimbulkan persoalan yang lebih kompleks. Apalagi himbauan pemerintah sudah jelas, agar masyarakat tetap di rumah saja, sementara PLN selalu mati, beras susah didapat dan elpiji juga langka. Jangan sampai itu nanti terjadi," tutupnya.

Alfedri menegaskan, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak tidak merata. Namun jika terjadinya eskalasi wabah Covid-19 dan sesuai aturan, maka Pemkab Siak dengan segera akan berlakukan PSBB.

Lanjutnya, untuk menetapkan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) di suatu daerah diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 dan Permenkes 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, dengan memperhitungkan kriteria tertentu.

"Untuk Kabupaten Siak saat ini, jumlah pasien positif 1 orang, PDP 16 orang dan tersebar di 6 kecamatan. Kita juga berharap jumlah PDP ini tidak bertambah, semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir," harapnya.

Meskipun demikian, dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, kata Alfedri, Pemkab Siak bersama Forkopimda telah menyiapkan skema, dan langkah baik berupa penanganan ODP dan PDP termasuk menyalurkan bantuan langsung tunai dan sembako.

Selain itu pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Siak, yang turut andil bersama-sama dalam mengatasi wabah Covid-19 ini.(adv)