DURI - Pada Minggu (22/1/2017) subuh lalu, seorang korban diduga tabrak lari diantarkan oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau. Korban berjenis kelamin laki-laki ini mengalami luka yang cukup serius pada bagian kepala.

Direktur RSUD Mandau, dr Ersan Saputra melalui Humas RSUD Mandau, dr Rangga kepada GoRiau.com (GoNews Grup) mengatakan, pasien saat diantar Polisi tidak mengantongi identitas diri.

Namun karena mengalami cedera di bagian kepala yang cukup berat hingga kesadarannya terus menurun, RSUD Mandau memberikan pertolongan emergency.

"Untuk pengobatan definitive perlu tindakan dari ahli bedah syaraf uang saat ini baru ada di Pekanbaru. Sementara pasien tidak diketahui identitasnya, sehingga kesulitan menghubungi pihak keluarga," ujar dr Rangga, Senin (23/1/2017).

Pihak rumah sakit berharap, melalui pemberitaan ini, bagi pihak keluarga yang membaca dan merasa ada yang kehilangan sanak, saudara, kerabat atau bahkan tetangga, bisa mendatangi RSUD Mandau.

Adapun ciri-ciri pasien, warna kulit sedikit gelap, berat badan 55 kilogram, rambut ikal berwarna hitam, berkumis jarang, dan tingginya lebih kurang 168 cm. Tidak ditemukan tanda lahir pada tubuh pasien.*** #BENGKALIS