
PEKANBARU - Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan (PKH) kabupaten dan kota se-Provinsi Riau diminta untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban di wilayahnya masing-masing.
"Kami sudah kirimkan surat edaran untuk memantau kesehatan hewan di wilayahnya masing-masing. Bahkan, mereka sudah memantau kesehatan ternak yang masuk sejak dua minggu menjelang Idul Adha," kata Kadis PKH Provinsi Riau, Askardhiya Patrianov kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Senin (28/8/2017).
Patrianov juga mengimbau, apabila penyelenggara penyembelihan hewan kurban menemukan kondisi ternak yang tidak sehat, maka diminta untuk menghubungi layanan pengaduan hewan kurban melalui SMS Gateway dan Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional yang ter-Integrasi (i-SIKHNAS).
"Itu SMS pelapor petugas pengawasan. Jadi petugas bisa memberikan laporan dimana pun, sehingga bisa termonitor langsung oleh kita," urainya.
Menurut pengamatannya, sejauh ini kondisi kesehatan ternak hewan kurban di Riau masih aman-aman saja.
"Memang ada hewan kurban yang mati, namun bukan dikarenakan gejala penyakit," pungkasnya. ***