
PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski penjualan tiket pembukaan menuai protes, namun tidak membuat Panitia Besar (PB) PON XVIII Riau 2012 jera. Justru sebaliknya mereka tetap akan menjual tiket penutupan yang akan dilaksanakan 21 September mendatang.
''Kita akan tetap melakukan penjualan tiket penutupan PON. Ini untuk membatasi jumlah pengunjung,'' kata Gubernur Riau, Rusli Zainal, Sabtu (15/9/2012) di Media Center Utama PON Riau di Pekanbaru.
Rusli menjelaskan, hanya saja untuk penutupan nanti, harga tiket akan dibuat lebih terjangkau oleh masyarakat. Tetapi Rusli tidak dapat merinci berapa besaran angkat nominal tiket tersebut.
''Nantilah ada yang mengatur soal harga itu. Kita tetap akan jual tiket demi membatasi pengunjung. Tiket akan tetap diberlakukan 43 ribu sesuai jumlah kursi yang ada di stadion utama Riau," katanya.
Bila mengingat saat pembukaan PON, ternyata satu jam menjelang presiden datang, stadion masih terlihat sepi. Masyarakat enggan menonton, karena panitia mematok harga tiket masuk minimal Rp100 ribu maksimal Rp2 juta.
Belakangan, panitia terpaksa menggratiskan masuk, karena penonton yang sepi. Panitia kalang kabut menyuruh warga yang berada di luar untuk masuk. Begitupun sampai presiden membuka pesta olahraga itu, kondisi stadion tidak juga penuh. (*/rsc)