
PEKANBARU - Sampai kini, Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau masih menunggu proses di Kementerian Pertahanan RI, terkait progres perpanjangan runway di kawasan tempur yang berdampingan dengan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II ini.
Manfaat dari perpanjangan runway di Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin tersebut digadang-gadang bakal meningkatkan kekuatan serangan sekaligus pertahanan udara Indonesia terhadap potensi gangguan, termasuk di perbatasan negara.
"Dari pihak Kementerian Pertahanan tentu sedang memprosesnya. Jadi kita tunggu saja hasilnya," ungkap Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma Henri Alfiandi kepada GoRiau.com, Senin (6/6/2016) siang. "Ini juga sesuai keinginan Pemprov," lanjutnya.
Adapun rencana tersebut sebelumnya juga sudah pernah dimajukan, mengingat posisi Lanud Roesmin Nurjadin cukup strategis di Sumatera. Meski belakangan ada sedikit 'gesekan' dengan pemukim yang tinggal di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin ini, terkait lahan pencadangan.
"Jika runway diperpanjang, itu banyak manfaatnya. Riau bakal jadi embarkasi, pesawat tempur F-16 kita bisa maksimal mengangkut bom. Kita juga bisa sampai ke Natuna dengan kekuatan penuh," sambung Henri sebelumnya.
Tentunya, jika rencana itu berjalan maksimal, maka pesawat-pesawat berbadan (berbobot) besar bakal bisa mendarat dan takeoff di Pekanbaru. "Memang tidak mudah, kita ingin hal itu terus berjalan seiring kepentingan daerah dan masyarakat," tutupnya. ***