JAKARTA - Rapat penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI yang digelar pada Jumat (18/10/2019), telah menjatah Partai Gerindra menduduki Ketua Badan Legislasi (Baleg), Ketua Badan Kerja Sama antar Parlemen (BKSAP), dan 9 wakil Ketua Komisi.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengungkapkan, porsi itu telah cukup adil diterima oleh partai ketiga terbesar pemenang Pemilu Legislatif 2019.

Kepada wartawan, pada Sabtu (19/10/2019) kemarin, Andre menjelaskan, proporsi yang adil itu merupakan hasil lobi-lobi politik Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad sebagai perpanjangan tangan Gerindra.

Sementara sebagian pihak "mempertanyakan" kenapa Gerindra tak mendapat jatah kursi Ketua Komisi di DPR, Andre menandaskan, "ini kan soal pilihan. Kita bisa saja dapat kursi ketua komisi, tapi pimpinan (Sufmi Dasco) memutuskan untuk memilih Ketua Baleg yang merupakan jantung DPR. Kami bersyukur,".

Sementara Dasco, belum memberi tanggapan ketika GoNews Grup mulai membuka pertanyaan terkait AKD yang diamanatkan pada Gerindra.

Untuk diketahui, Baleg merupakan AKD vital di Parlemen. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018, Baleg bertugas untuk; menyusun rancangan program legislasi dan prioritas tahunan di lingkungan DPR; mengkoordinasikan penyusunan program legislasi nasional dan penyusunan naskah akademik serta rancangan undang-undang yang diajukan oleh anggota DPR, komisi, dan gabungan komisi.

Selain itu, masih banyak lagi tugas dan juga kewenangan Baleg, termasuk untuk menyusun, melakukan evaluasi, dan penyempurnaan peraturan DPR.

Posisi vital ini, sangat dibutuhkan pemerintahan jilid ke-II Presiden Jokowi, mengingat keinginan Jokowi untuk melakukan perombakan besar-besaran perundangan di Indonesia, guna memuluskan agenda menarik investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintahan Jokowi jilid II juga butuh dukungan mendasar soal legislasi terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan. Ketum Gerindra, Prabowo Subianto, juga telah menyatakan dukungannya terkait rencana ini usai pertemuannya dengan Jokowi di Istana beberapa waktu lalu.***