
RENGAT, GORIAU.COM - Pabrik karet PT Tirta Sari yang terletak di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kamis (15/11/2012) sekitar pukul 10.20 Wib terbakar. Penyebab kebakaran diduga berasal dari ledakan tungku pemanas (infrah) pada ruang laboratorium.
Pada kebakaran yang terjadi di hari libur ini, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun tiga ruang laboratorium beserta peralatannya serta dua ruang penyimpan minyak kotor musnah.
Sedangkan ruang produksi yang menyimpan seluruh karet olahan selamat karena petugas pemadam kebakaran dibantu karyawan berhasil melokalisir agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya.
Kepala Keamanan Pabrik Karet PT Tirta Sari, Sukimin mengungkapkan, meski hari libur, sejumlah karyawan bekerja lembur seperti di bagian laboratorium, bengkel dan produksi.
''Khusus di ruang labor, ada tiga karyawan yang lembur masing-masing Yansen, Adinoto dan Tailin,'' katanya.
Sukimin mengatakan, peristiwa itu terjadi saat tiga karyawan di ruang labor ini tengah bekerja, tiba-tiba tungku pemanas atau Infrah meledak. Infrah tersebut berbahan bakar minyak sehingga dengan cepat membakar ruangan. Apalagi tepat disebelah ruang labor terdapat ruang penyimpan minyak kotor hingga dapat dengan cepat memicu kebakaran.
Beruntung tiga karyawan yang tengah lembur di ruang laboratorium tersebut berhasil menyelamatkan diri keluar ruangan sehingga selamat dari musibah kebakaran. "Tidak ada yang luka-luka, mereka semua selamat karena langsung keluar ruang labor," ujarnya.
Kebakaran baru bisa dikendalikan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Inhu turun ke lokasi kejadian. Selain itu, petugas pemadam kebakaran juga menurunkan dua unit mesin pompa karena tepat di depan ruang laboratorium terdapat kolam sehingga memudahkan proses pemadaman.
Sekitar pukul 12.00 Wib api berhasil dipadamkan. Namun seluruh peralatan yang berada di tiga ruang laboratorium PT Tirta Sari tersebut hangus terbakar. Belum diketahui berapa nilai kerugian akibat kebakaran tersebut karena belum ada keterangan resmi dari Manajeman PT Tirta Sari.
Kapolres Inhu AKBP Hermansyah SH SIK melalui Wakapolres Inhu Kompol Rommel Hutagaol SIP yang ditemui di lokasi kebakaran menyebutkan pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut. Sebab pihaknya masih fokus membantu upaya pemadaman dan lokalisir lokasi menhindari kejadian lain yang tidak diinginkan.
''Semuanya masih dalam proses penyelidikan, sehingga kita belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran ini termasuk berapa kerugiannya. Yang jelas tidak ada korban jiwa," ujar Romme. (wsr)