
PEKANBARU – Operasi (Ops) Patuh Lancang Kuning tahun 2022 dimulai hari ini, Senin 13 Juni 2022, missinya ‘Menyelamatkan Anak Bangsa’.
Ops Patuh ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk Polda Riau dan jajaran, Ops Patuh ini bersandikan Lancang Kuning 2022.
Ops Patuh Lancang Kuning 2022, telah dibuka langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, saat Apel Gelar Pasukan di Mapolda Riau, yang diikuti 500 personil gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Jasa Raharja, Senin pagi.
Operasi ini akan berlangsung hingga tanggal 26 Juni 2022 mendatang, dengan mengerahkan 840 personil yang terdiri dari 120 personil dari Polda Riau dan 720 personil dari Polres dan jajaran.
“Tema Operasi Patuh Lancang Kubing 2022 kali ini yaitu Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa. Kegiatan operasi bersifat edukatif, persuasif dan humanis," ujar Kapolda Riau Irjen M Iqbal.
Disebutkan Kapolda, ada 8 pelanggaran prioritas yang akan ditindak dalam operasi kali ini, yakni tidak mengenakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, melanggar batas kecepatan, knalpot bising (brong), melawan arus lalu lintas, menggunakan HP saat mengemudi, melanggar APIL dan tidak memiliki atau membawa SIM saat mengemudi.
“Sasarannya adalah, segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,” jelasnya.
Selain melaksanakan tilang secara fisik, Polda Riau juga telah menyiapkan tilang secara elektronik dengan menggunakan sistem Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE).
Ada 4 lokasi yang terpantau ETLE, di Jalan Jenderal Sudirman, TL RS Bhayangkara, Jalan H Imam Munandar Harapan Raya, Jalan Tuanku Tambusai (Depan Living World) dan Jalan Soekarno Hatta Panam (Tabek Gadang). ***