BENGKALIS - Selama Operasi Ketupat Muara Takus 2019, situasi Kamseltibcar Lantas berjalan aman dan terkendali di wilayah hukum (wilkum) Polres Bengkalis. Selama operasi ini tahun 2019 untuk kecelakaan lalulintas (laka lantas) tidak terjadi di Kabupaten Bengkalis.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto melalui Kasat Lantas, AKP Ricky Michael Mandey kepada GoRiau.com. Tahun 2018 lalu, jumlah laka lantas yang terjadi di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4 kejadian.

"Tahun ini bisa mengalami penurunan, karena kesigapan personil di lapangan dan juga himbauan berupa sepanduk pada titik-titik rawan laka lantas," kata AKP Ricky Mandey, Selasa (11/6/2019).

Sedangkan untuk pelanggaran, dikatakan AKP Ricky Mandey, tahun lalu ada sebanyak 39 berkas pelanggaran tilang. Tahun 2019, terjadi penurunan sebanyak 9 berkas pelanggaran tilang (15,92 persen).

"Begitu juga untuk teguran, tahun 2018 ada sebanyak 115 teguran dan 2019 ada 8 teguran dan menurun 108,04 persen," ujarnya.

Untuk situasi arus mudik, sambung AKP Ricky Mandey, terjadi peningkatan volume kendaraan yang terjadi pada H-4, yaitu tanggal 1 Juni 2019 sampai dengan 4 Juni 2019.

"Untuk arus balik terjadi peningkatan pada tanggal 8 Juni sampai 10 Juni 2019," ungkapnya.

Untuk situasi Pelabuhan RoRo Air Putih dan Sungai Selari, terpantau adanya peningkatan penumpang dan kendaraan pada H-4 dari Air Putih, tanggal 1 Juni sampai 5 Juni 2019. Sementara, pada Pelabuhan RoRo Sungai Selari peningkatan pada H+3 tanggal 8 Juni sampai 10 Juni 2019.

"Penyeberangan Tanjung Kapal di Kecamatan Rupat peningkatan kendaraan dan penumpang pada H-2, tanggal 3 Juni sampai 4 Juni 2019. Sementara dari Pelabuhan Sri Junjungan Kota Dumai pada H+4 tanggal 9 Juni sampai 10 Juni 2019," jelas AKP Ricky Mandey. ***