BENGKALIS, GORIAU.COM - Hantaman angin kencang dan gelombang tinggi serang wilayah perairan Bengkalis. Kondisi yanng sudah terjadi sejak akhir Desember hingga kini itu, telah menyebabkan hasil tangkapan nelayan turun drastis.

''Angin kencang dan gelombang tinggi meningkat dua kali lipat. Nelayan yang menggunakan kapal motor pompong berkapasitas 5 grasston merupakan yang terparah mengalami dampaknya,'' ujar Edi, salah seorang nelayan Bantan, Bengkalis.

Bahkan menurut Edi, jika sore dan malam hari angin akan bertiup sangat kencang dengan ketinggian ombak mencapai 1-2 meter. ''Kondisi ini menyulitkan nelayan menangkap ikan. Banyak nelayan yang istirahat sampai menunggu cuaca membaik,” terang Edi.

Ketinggian ombak atau gelombang air laut juga sangat terasa sekali saat melintas di lautlepas. Biasanya ketinggian ombak hanya setengah meter, namun sejak sepekan ini mengalami peningkatan 1-2 meter yang diikuti dengan hujan deras. Para nelayan termasuk dirinya yang menggunakan pompong umumnya tidak sanggup mencari ikan dan terpaksa berhenti sementara, sampai menunggu cuaca normal kembali. “Kalau pompong ukuran kecil sebaiknya tidak melaut dulu karena bisa berbahaya,” ujarnya. (jfk)