RENGAT, GORIAU.COM-Hampir setiap tahun, petenak mengeluh terhadap nyamuk yang menyerang binatang ternak mereka, dimana tahun ini nyamuk kembali menyerang ternak warga tersebut terutama pada malam hari. Hanya saja, pada tahun ini belum ada laporan adanya hewan ternak warga yang mati akibat gigitan nyamuk.

“Memang hampir setiap tahun ada musim nyamuk yang biasa disebut nyamuk kepala putih menyerang hewan ternak warga. Bahkan hingga saat ini belum dapat ditemukan obat yang ampuh untuk mengatasi nyamuk tersebut,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Inhu Drs H Muhammad Sadar didampingi Kasi Peternakan Fahrurrozi SPt, Kamis (20/11/2013).

Dikatakannya, sejak beberapa tahun belakangan ini pihaknya menganjurkan kepada peternak untuk memakai tepung sinof. Dimana tepung tersebut, diatuk dengan air kemudian dilumurkan kepada ternak. Namun tepung itu sambungnya, tidak terlalu maksimal mengusir serangan nyamuk terhadap hewan. Sebab, ketika tepung itu tidak lagi mengeluarkan aroma khasnya, nyamuk kembali menyerang.

Bahkan pihaknya sudah berupaya mencari ke sejumlah tempat untuk menanyakan sejumlah obat yang tepat untuk mengusir nyamuk kepala putih. “Belum ada obat untuk mengusir serangan nyamuk kepala putih itu. Bahkan tepung yang sudah tersedia disejumlah UPTD juga tidak maksimal mengusir nyamuk hanya sifatnya sesaat,” ungkapnya.

Untuk itu himbaunya, selain dapat menggunakan tepung, peternak juga dapat memanfaatkan cara-cara tradisional untuk mengusir nyamuk seperti membuat api unggun disekitar kandang atau membakar daun serai. Karena jumlah nyamuk cukup banyak dan masa serangan nyamuk itu mencapai sekitar satu bulan. “Belum ada laporan tentang hewan ternak yang mati, hanya ada laporan nyamuk mulai nyerang,” terangnya.

Sementara itu Sekdes Pekan Heran Raja Atman membenarkan sejak beberapa hari terakhir ini nyamuk kepala putih mulai bermunculan. “Nyamuk kepala putih itu datangnya mulai dari sore dan jumlah cukup banyak. " memang setiap tahun ada hewan ternak terutama sapi, ayam dan hewan ternak lainnya ada yang mati akibat gigitan nyamuk. Hewan yang digigit nyamuk itu pertama mulai terlihat pucat, beberapa hari selanjutnya langsung mati. Bahkan ketika menggigit manusia, rasa gatal sangat terasa,” terangnya.(Jef)