PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - PT PLN dinilai tidak bisa memberikan pelayanan yang baik kepada konsumennya, terkait seringnya terjadi pemadaman listrik di Kota Pangkalan Kerinci. Dikhawatirkan dengan seringnya terjadi pemadaman listrik, berakibat pada tidak siapnya siswa SMP/MTs yang akan segera menghadapi UN.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat Pangkalan Kerinci, H Husni Thamrin kepada GoRiau.com, Kamis malam (1/5/2014).

Dikatakan Thamrin, akibat pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN secara tidak beraturan, bisa berakibat pada terganggunya persiapan siswa yang akan menghadapi UN tingkat SMP/MTs.

"Padahal UN akan digelar serentak pada Senin sampai Kamis mendatang (5-8/5/2014). Dengan kondisi listrik yang sering mati ini tentunya sangat mengkhawatirkan, kalau listrik terus padam mereka jadi terganggu belajar dan nilai UN para siswa bisa terancam, dikhawatirkan menurun,"terangnya.

Kesalahan PLN, sebut Thamrin, tidak memberi jadwal akurat tentang pemadaman secara terbuka melalui pesan media, agar masyarakat tahu kapan mendapat giliran dan bisa bersiap siap melakukan sesuatu, seperti mencari alat penerangan pengganti listrik.

"Selain anak-anak tak bisa untuk belajar, kondisi ini menyulitkan bagi masyarakat tak mampu yang tidak ada mesin genset di rumahnya,"ujarnya.

Masih kata Thamrin, pemadaman listrik yang dilakukan saat ini sangat mengganggu kehidupan banyak orang, melihat intensitas pemadaman yang cukup tinggi.

"Geliat ekonomi jadi terganggu, masyarakat kecil menjerit. Peranan PLTMG Langgam Power belum seperti yang diharapkan masyarakat,"tandasnya.(rkn)