PEKANBARU, GORIAU.COM - Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) yang dihitung Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai US$1.599,48 juta atau mengalami kenaikan sebesar 8,36 persen dibandingkan ekspor bulan sebelumnya yang hanya US$1.476,07 juta.

Demikian disampaikan Kepala BPS Riau melalui Kepala Bidang Statistik Distribusi Zulkifli, Jumat (1/2) di kantornya. Ia mengatakan, terjadinya kenaikan ekspor sebesar 8,36 persen itu memang dihitung BPS Riau untuk bulan November 2012. Karena ini sesuai ketentuan yang berlaku.

''Data kenaikan ekspor ini hasil pencatatan data di bulan November 2012 dan sekarang diumumkan sesuai intruksi BPS Pusat,'' kata Zulkifli.

Secara kumulatif, jelas Zulkifli, nilai ekspor Januari-November 2012 sebesar US$17.609,67 juta atau turun sebesar 4,45 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelum. Dimana pada periode yang sama di tahun 2011, ekspor Riau tercatat US$18.430,75 juta.

Kontribusi nilai ekspor Riau terhadap ekspor nasional di bulan November 2012 tercatat sebesar 9,73 persen dan pada Januari -Oktober 2012 sebesar 10,08 persen. ''Artinya, sumbangsih Riau untuk ekspor nasional lumayan besar,'' kata Zulkifli.

Untuk ekspor migas bulan November 2012 tercatat sebesar US$471,69 juta atau turun 6,53 persen dibanding ekspor migas Oktober 2012. Sedangkan pada Januari - November 2012 ekspor migas US$6.042,21 juta atau mengalami penurunan sebesar 2,62 persen di bandingi tahun sebelumnya.

''Nilai ekspor non migas bulan November 2012 mencapai US$1.127,79 juta atau naik 16,10 persen dibanding ekspor non migas bulan Oktober 2012. Kumulatif ekspor non migas selama Januari - November 2012 mencapai US$ 11.567,46 juta atau turun 5,38 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya," ungkap Zulkifli.

Selama Januari - November 2012 ekspor non migas didominasi oleh lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$7.653,58 juta, diikuti kertas dan karton sebesar US$1.141,56 juta, serta berbagai produk kimia US$ 1.138,69 juta. Kontribusi ketiganya capai 85,88 persen dari total ekspor non migas.

''Ekspor non migas selama Januari - November 2012 ke China merupakan yang terbesar yaitu US$2.202,05 juta, diikuti India US$1.902,28 juta, Belanda US$1.043,84 juta, Malaysia US$ 1.041,34 juta, dan Bangladesh US$ 424,49 juta. Kontribusi kelimanya 57,18 persen dari seluruh ekspor non migas,'' katanya.(rdi)